nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikira Hilang, Softlens Milik Wanita Ini Tertanam di Mata Selama 28 Tahun

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 16 Agustus 2018 11:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 16 481 1937319 dikira-hilang-softlens-milik-wanita-ini-tertanam-di-mata-selama-28-tahun-6FCaL9qeVY.jpg Ilustrasi softlense (Foto: Mamashealth)

SEBAGIAN besar manusia pasti pernah menggunakan lensa kontak atau biasa disebut softlens. Ya, benda kecil ini memang sangat efektif dalam membantu penglihatan Anda sebagai alat ganti kacamata.

Meski sangat membantu dalam aktivitas sehari-hari, namun Anda harus tetap berhati-hati dalam merawatnya. Pasalnya jika salah menggunakannya, justru akan berdampak buruk bagi kesehatan mata Anda.

Salah satu kasus yang baru-baru ini terungkap adalah kisah dibalik hilangnya lensa kontak seorang wanita berusia 42 tahun. Memang sedikit aneh saat Anda membacanya, namun hal ini benar-benar terjadi dalam kehidupan nyata.

BACA JUGA:

Hal Sepele Ini Bisa Menghambat Program ASI Eksklusif

 

Seorang wanita mengaku telah kehilangan lensa kontaknya selama 28 tahun. Namun, yang mengejutkannya adalah saat sang dokter mengatakan bahwa lensa kontak tersebut berada di balik matanya.

Wanita yang kini berusia 42 tahun tersebut mengira bahwa lensa matanya telah copot dan menghilang. Namun secara medis lensa tersebut telah berpindah ke bagian belakang matanya dan tak menimbulkan gejala apapun selama bertahun-tahun.

Meski demikian, sebelum dokter menemukan lensa kontak di balik mata pasiennya, sang wanita mulai mengalami sakit dan bengkak pada bagian belakang matanya. Ukuran matanya yang kian membesar membuat dirinya tak nyaman dan segera memeriksakan penyakit tersebut.

Dengan cepat mata wanita tersebut semakin membesar dan terasa sakit saat disentuh. Alhasil ia langsung dirujuk ke rumah sakit spesialis mata di NHS Teeside namun masih belum ada yang mengetahui penyebab utama penyakitnya.

Tidak ada bekas luka atau peradangan pada kelopak mata atas, hanya ada benjolan di dekat hidungnya. Hasil MRI pada mata menunjukkan ada kista di belakang mata kirinya dan harus dioperasi untuk mengangkatnya.

 

Selama operasi itulah dokter menyadari bahwa kista tersebut adalah lensa kontak yang mengeras. Masih belum diketahui dari mana lensa kontak berasal. Setelah mengingatnya, ia mengaku bahwa lensa kontak tersebut hilang saat bermain bulu tangkis ketika masih berusia 14 tahun.

Pada saat tengah bermain bulutangkis, ia mengaku salah satu dari lensa kontak hilang dan tidak ditemukan. Alhasil ia mengganggap lensa kontaknya tersebut terjatuh. Ia menderita pembengkakan di sekitar mata disebabkan oleh lensa mata yang mulai mengeras di belakang matanya.

 BACA JUGA:

Setelah Momo Challenge, Kini Ada Matilda Challenge, Kamu Bisa Jadi Penyihir dalam Sekejap Mata

"Kita dapat menyimpulkan bahwa lensa mata ini berpindah ke kelopak mata atas sebelah kiri pasien pada saat trauma. Benda ini telah berada di kelopak mata selama 28 tahun terakhir," tulis Dr Sirjhun Patel, sebagaimana dilansir dari The Sun, Kamis (16/8/2018).

Dr Sirjhun mengatakan bahwa pasiennya juga memiliki kelopak mata kiri yang terkulai. Hal ini disebabkan oleh pengaruh lensa kontak yang hilang.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini