nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah Diet dan Gaya Hidup dapat Turunkan Risiko Kanker Payudara?

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Jum'at 17 Agustus 2018 18:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 17 481 1937984 benarkah-diet-dan-gaya-hidup-dapat-turunkan-risiko-kanker-payudara-Rr7ddlQ6GT.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

DALAM beberapa tahun terakhir, semakin banyak petugas medis yang mengklaim tentang adanya keterkaitan antara kanker payudara dengan diet dan gaya hidup seseorang.

Hingga kini, belum ada studi komprehensif yang secara meyakinkan membuktikan hal tersebut. Para koordinator survei mengenai kanker payudara berharap bisa memberikan panduan yang jelas tentang makanan apa yang harus dihindari dan apa saja yang harus dimakan untuk membantu menjaga tubuh dari penyakit. Juga gaya hidup seperti apa yang akan membantu meningkatkan risiko terkena penyakit.

Fakta menunjukkan bahwa dengan diet saja dapat mengurangi risiko kanker payudara. Kedelai, buah dan juga sayur-sayuran dianggap membantu mengurangi risiko terkena kanker payudara. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa kehamilan dan menyusui cenderung melindungi wanita terhadap penyakit, meskipun wanita yang menggunakan pil KB dan HRT terbukti memiliki risiko yang lebih tinggi.

Bukti sejauh ini menunjukkan bahwa kehamilan cenderung melindungi wanita dari risiko terkena kanker payudara. Wanita yang tidak memiliki anak, 10 hingga 30% lebih berpotensi terserang kanker payudara.

 

Menyusui juga dapat membantu mencegah terjadinya kanker payudara karena wanita yang telah memberi ASI setidaknya selama 2 tahun dianggap dapat mengurangi 20 hingga 30% risiko terkena kanker payudara.

Studi juga menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi pil KB, dua kali lebih berisiko terkena kanker payudara namun tergantung dari lamanya penggunaan pil tersebut. Kemudian, wanita yang menggunakan HRT selama 5 tahun atau lebih memiliki peningkatan resiko sebanyak 35%.

Ada juga bukti yang menghubungkan diet tinggi buah dan sayuran dengan penurunan risiko kanker payudara. Buah dan sayuran cenderung tinggi kandungan nutrisi antioksidan seperti betakaroten dan Vitamin C. Ini juga membantu memerangi molekul merusak yang disebut dengan radikal bebas yang sangat terlibat dalam proses yang menyebabkan kanker.

Penelitian lain menunjukkan bahwa kedelai juga dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara. Populasi seperti masyarakat Jepang yang mengkonsumsi banyak makanan seperti itu telah terbukti menikmati penurunan tingkat penyakit secara signifikan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini