nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ikut Upacara HUT ke-73 RI di Istana Negara Tampilan Teuku Rassya Diperdebatkan, Kenapa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 18 Agustus 2018 08:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 18 194 1938177 ikut-upacara-hut-ke-73-ri-di-istana-negara-tampilan-teuku-rassya-diperdebatkan-kenapa-FJ08oQ5oqg.jpeg Teuku Rassya dengan pakaian adat di HUT ke-73 RI (Foto:Instagram)

 

HARI Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2018 menjadi momen yang paling berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Parade musik dan tarian ditampilkan di awal hingga kirab bendera pusaka dan teks proklamasi dari Monas ke Istana Merdeka memberi kesan spesial tahun ini.

Tak hanya itu, para tamu undangan yang hadir ke Istana Merdeka pun diminta untuk mengenakan pakaian adat nusantara, tak terkecuali Presiden Joko Widodo dan Iriana Widodo, pun B.J.Habibie yang menyita perhatian publik.

Sementara itu, diketahui bahwa pada acara upacara kemarin, tamu undangan yang hadir didominasi masyarakat umum. Menurut banyak referensi, untuk tamu undangan masyarakat umum jumlahnya mencapai 70%, sedangkan tamu kenegaraan dan pemerintahan hanya 30%.

Salah satu tamu undangan yang terlihat di acara itu adalah Selebiriti Teuku Rassya. Ya, anak dari Tamara Blezsynzki dan Teuku Rafly itu datang ke acara tersebut dengan mengenakan pakaian adat Aceh. Tampilannya pun lengkap dengan aksesori di tubuhnya.

Rassya mengenakan kopiah meukutop, aksesori punggung, dan sarung dengan motif yang serupa. Jas hitam dengan aksen ethnik di bagian kerah pun memberi kesan gagah pada pria tampan satu ini. Aksesori di bagian dada pun memaksimalkan tampilannya. Sepatu Gucci hitam melengkapi ketampanan Rassya pagi kemarin.

Tampilan pakaian adat Aceh yang dikenakan Rassya pun mirip dengan apa yang dikenakan Presiden Joko Widodo. Ya, meski pun warna pakaiannya berbeda. Namun, apa yang dipakai Rassya pun dianggap salah oleh netizen. Seperti yang dikatakan akun Instagram @rahmadm25, "kupiah meukutop tebalek tu bro, pakailah sesuai adat istiadat adat kami Aceh."

 

(@murtadhaone)

Sontak, komentar Rahmad ini menuai kontroversi. Tidak terima dianggap salah, Rassya pun memberikan pernyataan resmi di kolom komentarnya. Seperti ini balasannya;

"Gatau juga bro. Kalau kata nenek bilangnya pakainya miring. Banyak yang bilang harus lurus, banyak yang bilang harus miring. Tapi, coba lihat fotonya Teuku Umar deh, dia pakainya juga miring. (Dia pun menambahkan link foto Teuku Umar)."

Memang sedikit berbeda dengan bagaimana Jokowi mengenakan kopiahnya. Jokowi mengenakan kopiah tersebut lurus ke depan sempurna. Seperti ini fotonya

Namun, kemudian banyak warga Aceh yang menyatakan bahwa apa yang dikenakan Rassya pun benar dan tidak boleh disalahkan. Ini semua ternyata berkaitan dengan cara pemakaian zaman sekarang dengan zaman dahulu. Hal itu dijelaskan akun Instagram @ayoeavriel, "meukutop zaman dulu memang miring pakeknya. Makanya belajar sejarah dulu baru comment postingan orang. Saya juga orang Aceh," katanya.

Hal serupa juga diungkapkan akun @arieffaisaldjamin, "Di Aceh Barat memakai kupiah Meukutop memang seperti itu. Kainnya ke samping," ucapnya. Akun @alfighufran pun menegaskan hal serupa, "Nenek aku bilang miring." Akun @lion_asia01 pun berkomentar serupa. "Rassya sudah betul cara memakainya. Memakai dengan posisi lurus itu batu digunakan pada abad ini saja. Kalau mau memakai dengan gaya aslinya itu memang dengan posisi miring seperti itu," cuitnya.

So, masih mau menyalahkan cara pemakaiannya?

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini