nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tidak Hanya Batik, 5 Produk Khas Indonesia Ini Layak Mendunia

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Sabtu 18 Agustus 2018 13:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 18 194 1938191 tidak-hanya-batik-5-produk-khas-indonesia-ini-layak-mendunia-GnUJOxNGrX.jpg Kain songket layak mendunia (Foto:Ist)

INDONESIA memang terkenal dengan kekayaan alam dan budayanya yang luar biasa. Seolah tidak ada habisnya, banyak sekali pakaian dan juga aksesoris khas Indonesia yang sepatutnya dilestarikan oleh masyarakat kita sendiri bahkan bisa dibilang patut mendunia.

Biasanya, jika ditanya mengenai produk khas Indonesia, kebanyakan pasti akan mengatakan batik sebagai jawabannya. Padahal ternyata bukan hanya batik saja, melainkan ada banyak sekali jenis pakaian adat, kain khas Indonesia, juga aksesoris seperti tas, kalung, gelang khas asli Indonesia yang jarang orang ketahui.

Di era yang modern ini, tak banyak anak muda Indonesia yang turut melestarikan pakaian dan aksesoris khas Indonesia. Mereka cenderung memakai pakaian brand luar negri yang dinilai lebih modis. Padahal, pakaian dan juga aksesoris khas Indonesia tak kalah modis dengan tren fashion yang ada di luar negri. Berikut adalah beberapa produk Indonesia yang layak untuk mendunia.

 Ikut Upacara HUT ke-73 RI di Istana Negara Tampilan Teuku Rassya Diperdebatkan, Kenapa?

1. Aksesoris manik manik khas Kalimantan

Jika jalan jalan ke Kalimantan, pasti Anda akan menjumpai kalung manik manik ini khususnya ditempat oleh-oleh. Aksesori khas Suku Dayak Kalimantan ini memang sangat menarik karena berwarna warni. Namun, aksesoris manik manik ini rupanya memiliki sebuah fakta unik. Bukan hanya sekedar sebagai hiasan untuk mempercantik penampilan.

Warna-warni dari aksesoris manik-manik ini bermakna semangat hidup. Biasanya warna-warna digunakan adalah warna-warna yang mencolok seperti merah, hijau, kuning, biru juga putih dimana setiap warnanya juga memiliki maknanya tersendiri. Selain itu, bagi Suku Dayak manik-manik juga dinilai dapat mengangkat derajat pemiliknya juga sebagai penolak bala.

2. Perhiasan dari kayu khas Jogja

Biasanya jika  sedang berkunjung ke Yogyakarta, penjual aksesoris dari kayu adalah yang paling sering dijual oleh pedagang pedagang kaki lima disana. Kayu yang dipakai untuk membuat perhiasan ini adalah kayu kokka. Ternyata, jika Anda memakai perhiasan dari kayu kokka ini, Anda juga akan mendapatkan khasiat seperti mencegah sel kanker aktif, meningkatkan kandungan oksigen pada darah, memperbarui bagian sel yang mati dan masih banyak lagi. Selain itu, menggunakan aksesoris ini juga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit seperti asam urat, asma, depresi, dan lain sebagainya.

3. Tas Koja khas Suku Baduy

Produk khas Indonesia lainnya yang tak kalah menarik adalah tas koja. Tas khas Suku Baduy ini berbentuk tidak terlalu besar dan rata rata berwarna coklat. Tas ini dibuat dengan dianyam berlubang dan memiliki tali selempang cukup panjang sehingga bisa dipakai menyilang di pundak.

Tas ini berbahan dasar dari pohon teureup yang hampir sama dengan nangka. Kulit dari teureup tersebut harus dijemur hingga kering kemudian setelah kering dibelah kecil kecil. Barulah setelah itu disatukan dengan benang yang menyatukan kulit teureup tadi menjadi tas.

4. Kain Songket khas Palembang

Beberapa waktu yang lalu, salah satu model sekaligus desainer terkenal, Dian Pelangi, mengangkat kembali keindahan dari kain ini dalam Indonesian fashion week setelah sebelumnya ia juga memperkenalkan kain ini di Negeri Paman Sam. Menurut masyarakat Palembang, asal mula kain ini adalah dari perdagangan zaman dahulu antara Tiongkok dan India. Kemudian menurut tradisi, kain songket hanya boleh ditenun oleh para wanita saja.

5. Baju Bodo khas Suawesi

Diantara baju adat Indonesia yang sangat beraneka ragam, baju bodo khas Sulawesi ini bisa dibilang baju yang cukup digemari oleh masyarakat khususnya para remaja putri. Salah satu baju tertua ini diminati karena bentuknya yang dari zaman ke zaman sudah dimodifikasi menjadi modern. Baju ini berbentuk persegiempat dan berongga besar pada lengannya.

Baju ini juga terbuat dari kain muslin yang merupakan hasil tenunan dari pilihan kapas yang ditenun dengan benang katun. Pada zaman sekarang, baju ini lumayan banyak dikenakan kaum remaja putri untuk pergi ke acara pernikahan ataupun acara resmi lainnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini