nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ironman 70.3 Jadi Ajang Pariwisata Bintan untuk Sedot Wisman

Dinno Baskoro, Jurnalis · Minggu 19 Agustus 2018 12:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 19 406 1938503 ironman-70-3-jadi-ajang-pariwisata-bintan-untuk-sedot-wisman-eFBJZHQGuo.jpg Suasana ajang Ironman 70.3 di Bintan tahun ini (Foto: Dinno Baskoro/Okezone)

SUKSES dengan ajang International Tour de Bintan dari tahun ke tahun, Bintan, Kepulauan Riau kembali menggerakkan sport tourism untuk menggaet wisatawan mancanegara.

Kali ini, Ironman 70.3 digelar pada Minggu, 19 Agustus 2018. Ini merupakan kolaborasi dari sektor pariwisata dan olahraga di Bintan yang masuk dalam rangkaian kalender tahunan.

"Event ini masuk dalam Calender of Event Pariwisata 10 event internasional unggulan. Itu berarti kepercayaan wisatawan terhadap Indonesia sudah cukup baik," ungkap Luki Zaiman Prawira kepada Okezone usai pelepasan Ironman 70.3 di Lagoi Bay, Bintan, Kepri, Minggu (19/8/2018).

 

Sesuai dengan namanya, Ironman 70.3 bakal mencari manusia perkasa. Mereka akan berpacu pada kekuatan fisik untuk menerobos 3 cabang olahraga sekaligus dalam satu waktu.

Tahun ini sekira 1200 peserta dari 51 kewarganegaraan ambil bagian dalam agenda ini. Mulai dari Indonesia, Australia, UK, Amerika Serikat, Selandia Baru, Singapura, Malaysia, Vietnam, Prancis, Swedia, Swiss dan lain sebagainya.

Dari pantauan Okezone di lokasi, sekira pukul 06.00 WIB, event ini pun dimulai. Pelepasan diawali dengan track renang di Teluk Lagoi oleh 5 atlet profesional kategori Pria usia 35-39 tahun yang didominasi oleh kewarganegaraan Australia dan Selandia Baru.

 

Kemudian dilanjutkan oleh kategori 7 atlet wanita yang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Bulgaria, Swiss dan Selandia Baru. Pria usia 25-29, Pria 35-39 hingga semua peserta turun ke track Ironman 70.3.

Mereka semua bakal menguji ketahanan fisik dengan berenang sejauh 1,9 Kilometer. Kemudian dilanjutkan denhan ekspedisi sepeda 90 Kilometer dan adu cepat lari sebanyak 2 putaran.

Destinasi yang bakal dilalui para atlet itu terbilang eksotik. Mereka renang di Lagoi Bay, bersepeda di kawasan Lagoi, ke kota menyusuri pantai, Tanjung Uban, Lontas Barat dan masuk lagi ke daerah Penaga. Track yang mereka lalui penuh tantangan karena jalannya naik turun.

"Setiap tahun konsepnya berbeda. Tahun ini kami lakukan perubahan rute. Karena event ini ada beberapa peserta yang sudah pernah ikut tahun lalu dan sekarang para peserta bisa merasakan tantangan berbeda," tambahnya.

 

Perlu diketahui, Ironman merupakan event Internasional yang ada di 80 negara dan sudah digelar lebih dari 200 kali di dunia. Khusus di Indonesia, Ironman hanya ada di Bintan.

Ajang ini juga bisa jadi kesempatan bagi para peserta untuk bisa berlaga di Ironman Internasional. "Untuk bisa ke Ironman Internasional, di Indonesia ada slot 40 pemenang atau finisher pertama bisa melaju ke sana," ujar Luki.

Lebih lanjut, penyelenggaraan sport tourism Internasional ini memiliki 2 dampak pada kunjungan wisatawan, yakni direct dan indirect impact.

Direct impact yakni kedatangan wisman sebagai peserta, keluarga peserta hingga supporternya akan membelanjakan dolarnya di Bintan. Sedangkan, indirect impact berupa pemberitaan yang luas ke Mancanegara sebagai media value.

"Dengan adanya value tersebut, nilai promosi dan pemasaran pariwisata bisa berdampak bagus untuk kemajuan pariwisata di Bintan," pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini