nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Srikandi Cantik Indonesia yang Taklukkan 7 Puncak Gunung Tertinggi

Fienca Amelia , Jurnalis · Minggu 19 Agustus 2018 22:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 19 406 1938655 dua-srikandi-cantik-indonesia-yang-taklukkan-7-puncak-gunung-tertinggi-ZlURxFid5s.jpg Mathilda dan Fransiska di Istana Negara sebelum berangkat ke Gunung Everest Mei lalu (Foto: April/Okezone)

DUA srikandi yang cantik dan tangguh menorehkan prestasi luar biasa karena mereka berhasil menginjakkan kaki di puncak gunung tertinggi di dunia. Tak hanya satu gunung, mereka telah mengibarkan bendera Merah Putih di 7 gunung tertinggi di dunia yaitu Gunung Carstensz Pyramid di Papua, Gunung Elbrus di Rusia, Gunung Kilimanjaro di Afrika, Gunung Aconcagua di Argentina, Gunung Vinson Massif di Antartika, Gunung Denali di Alaska dan yang terakhir Gunung Everest di Nepal.

Dua wanita cantik ini adalah Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari. Fransiska dan Mathilda adalah mahasiswa Universitas Katholik Parahyangan yang bergabung di dalam misi The Woman of Indonesia’s Seven Summits Expedition Mahitala-Unpar (WISSEMU).

Mereka memulai pendakian ke gunung pertama Carstensz pada Mei 2015 dan berhasil menyelesaikan pendakian ke gunung ketujuh yaitu gunung Everest pada Mei 2018. Fransiska dan Mathilda menjadi perempuan pendaki Seven Summiters Indonesia pertama bahkan di Asia Tenggara.

 

Sebelum melakukan pendakian, dua wanita cantik ini melakukan latihan-latihan fisik secara intens. Latihan yang dilakukan oleh dua srikandi ini terdiri dari latihan beban, lari jauh, lari trek, memanjat tebing, yoga untuk melatih ketenangan dan berenang untuk melatih pernafasan.

Dalam latihan beban, WISSEMU menarik ban mobil truk seberat 18 kilogram dan membawa carrier selama 8 jam sehari. Selain latihan menggunakan beban ban truk, mereka pun mendaki Gunung Burangrang dengan membawa beban 20-30 kilogram.

 

Latihan fisik pun semakin ditingkatkan untuk menghadapi rintangan di Gunung Everest yang berat. Karena untuk mendaki gunung Everest membutuhkan waktu yang panjang dan tidak boleh istirahat untuk mencapai puncak. Maka dari itu, tim WISSEMU melakukan latihan berjalan menggunakan beban ban truk selama 24 jam tanpa istirahat. Perjuangan mereka pun terbayar ketika mereka berhasil mengibarkan bendera Merah Putih di puncak Gunung Everest dengan ketinggian 8848 mdpl pada 17 Mei 2018.

Dua srikandi Indonesia pun telah kembali ke Tanah Air pada 1 Juni 2018 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. Kepulangan mereka langsung disambut oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi, Rektor Universitas Katholik Parahyangan Mangadar Situmorang, Manajer Umum Tim WISSEMU Sebastian Karamoy, keluarga pendaki dan rekan rekan Mahitala Unpar yang menyanyikan Indonesia Raya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini