Rahasia di Balik Ajaibnya Perubahan Warna Kostum Penari Ratoh Jaroe di Opening Ceremony Asian Games 2018

Fienca Amelia , Jurnalis · Senin 20 Agustus 2018 12:05 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 20 194 1938829 rahasia-di-balik-ajaibnya-perubahan-warna-kostum-penari-ratoh-jaroe-di-opening-ceremony-asian-games-2018-LT3XE3QZMA.jpg Tari khas Aceh Ratoh Jaroe dibawakan dalam upacara pembukaan Asian Games 2018 (Foto: INASGOC)

UPACARA pembukaan (opening ceremony) Asian Games 2018 pada Sabtu lalu berlangsung meriah dan megah. Seluruh rangkaian acaranya pun masih menjadi perbincangan di media sosial dan membuat mereka susah move on.

Penonton pun dibuat kagum saat penampilan dari 1.600 siswi dari 18 SMA se-DKI Jakarta yang menarikan tarian tradisional Aceh yaitu tari Ratoh Jaroe. Dan yang bikin penasaran adalah ketika para penari bisa mengubah warna kostumnya dalam waktu yang singkat. Anda pasti bertanya Tanya bagaimana bisa?

Kostum ajaib yang awalnya berwarna broken white dan emas ini tiba-tiba berubah warna menjadi oranye, merah dan biru. Ternyata inilah rahasia mengapa kostum tersebut bisa berubah warna. Salah satu penari bernama Andiny Melzara siswi dari SMAN 3 Jakarta membagikan rahasia mengapa baju itu bisa berganti warna di instagram story-nya @andinmlzh.

(Foto: andinmlzh/Instagram)

 (Baca Juga:8 Fakta Tersembunyi Tentang Joni dari Atambua, Salah Satunya Memang Hobi Panjat Pohon)

Kostum karya Denny Malik yang dipakai oleh para penari dimodifikasi dan dibuat berlapis-lapis. Ternyata terdapat perekat baju yang dipasang pada pundak, leher, dan pinggang samping supaya dapat dilepas pasang dengan mudah.

“Di bajunya ada perekatnya di leher, pundak dan pinggang samping. Jadi setiap kita nunduk itu kita tarik dari leher,” Kata Andin Melzara kepada Okezone melalui pesan singkat, Minggu, 19 Agustus 2018.

Desain kostum unik ini berhasil membuat seluruh penonton yang hadir di stadion Gelora Bung Karno berdecak kagum. Warna kostum pun berubah seiring bergantinya formasi para penari.

(Foto: INASGOC)

 (Baca Juga:Hoax! Beredar Kabar Daging Sapi Berbuih Putih karena Kanker, Begini Penjelasan Dokter Hewan)

Untuk tampil di pagelaran bergengsi Asia ini, Andin mengaku sudah mengikuti latihan sejak 4 bulan yang lalu. Ia mengatakan tidak menyangka yang hadir akan seramai itu.

“Waktu rehearsal orangtua kita nonton kita tambil tapi waktu dibuka tirainya aku enggak nyangka banget bakalan seramai itu. Aku juga enggak nyangka bakalan jadi viral,” tambah Andin.

Rasa gugup pun sempat menghampirinya sesaat sebelum naik ke panggung. Namun, melihat para penonton yang bertepuk tangan dan bersorak membuat Andin menjadi semangat.

“Seneng banget sih, capek kita benar-benar langsung hilang melihat respon orang-orang yang tepuk tangan,” kata Andin.

(Foto: liezelloviens/Instagram)

 (Baca Juga:Intip Kemeriahan Karnaval Batik Dekranasda Jawa Tengah di Pemalang)

Tak hanya Tari Ratoh Jaroe saja yang memeriahkan acara ini, beragam tarian dari Sabang sampai Merauke pun turut dihadirkan dalam pagelaran bergensi di Asia ini. Tarian modern seperti hip hop, ballet, tari kontemporer Cube dan parkour pun dipadukan untuk menyemarakkan pesta pembukaan yang meriah.

Sebanyak 3.600 penari ini dilatih selama berbulan-bulan oleh dua koreografer handal yaitu Denny Malik dan Eko Supriyanto. Mereka pun diiringi oleh ratusan pemusik di bawah arahan seniman music terkemuka Indonesia yaitu Addie MS dan Ronald Steven. Penyanyi berbakat Indonesia pun turut tampil untuk memeriahkan acara pembukaan Asian Games 2018.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini