nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Sibuk Main HP! Banyak Anak Tenggelam karena Orangtua Terlalu Fokus ke Gadget

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Senin 20 Agustus 2018 04:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 20 196 1938703 jangan-sibuk-main-hp-banyak-anak-tenggelam-karena-orangtua-terlalu-fokus-ke-gadget-WU1fF4MaIB.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BANYAK orang terlalu fokus bermain dengan gadget mereka, sehingga kada melupakan kondisi sekitarnya. Ironisnya, mereka bahkan lebih senang memperhatikan handphone ketimbang anak-anak mereka.

Enggak Percaya? Sebuah laporan dari Jerman, telah menemukan bahwa orang tua, dan kakek-nenek terlalu fokus pada ponsel mereka, sehingga anak-anak mereka tenggelam di pantai, dekat danau dan sungai atau bahkan di kolam renang.

Penjaga keamanan Jerman telah dipaksa untuk mengeluarkan peringatan mendesak kepada para orang tua yang terlalu intens memainkan handphone, setelah lebih dari 300 kali terjadi kejadian anak tenggelam. Menurut The Guardian, hampir tidak satu hari pun berlalu sepanjang musim panas di Eropa, di mana seseorang anak ditemukan tenggelam.

Baca Juga: Ternyata Ada 7 Rahasia Masturbasi Perempuan yang Pria Wajib Ketahui!

 

Asosiasi Lifeguard Jerman, yang menyediakan 40.000 penjaga pantai di seluruh pantai, danau, dan garis pantai Jerman, mengatakan ada hubungan langsung antara anak-anak yang tenggelam, dengan orang tua mereka yang terlalu terpaku pada perangkat seluler mereka, dibandingkan melihat anak-anak mereka.

“Terlalu sedikit orang tua dan kakek-nenek yang memperhatikan nasihat ini. Ketika anak-anak dan cucu-cucu Anda berada di dalam air, letakkan ponsel pintar Anda,” kata juru bicara Asosiasi Pengawas Persenjataan Jerman Achim Wiese seperti dilansir dari startsat60.

Organisasi itu juga menyatakan bahwa sekolah-sekolah harus memperkenalkan pelajaran renang kepada anak-anak sejak usia muda.

Baca Juga: Pria Wajib Tahu, Ini 5 Produk Perawatan untuk Mencegah Penuaan Anda

Masalah serupa juga terjadi di Australia, dengan laporan terbaru oleh Royal Life Saving Society Australia (RSLA) yang mencatat sebanyak 86 persen orang dewasa membiarkan anak mereka tenggelam di kolam renang umum dan komersial. Mengkhawatirkan, banyak orang dewasa menggunakan ponsel mereka ketika seorang anak tergelincir di bawah air hingga kehilangan kesadaran.

RSLA sebelumnya mengatakan bahwa orang tua harus tetap waspada dan menjaga mata mereka tetap tertuju pada anak-anak mereka.

“Telepon hanyalah salah satu gangguan yang kita saksikan dalam insiden tenggelam anak-anak kecil. Mudah bagi orang tua untuk terganggu, terutama di pusat akuatik yang sibuk dengan banyak kebisingan dan kegembiraan, ”kata periset senior RLSA Alison Mahony.

 

"Hal-hal seperti memeriksa email dan SMS, mengganti popok anak lain atau melakukan percakapan dengan orang tua lain adalah waktu yang cukup bagi seorang anak untuk mendapat masalah," tambah dia.

Laporan tersebut juga menemukan bahwa di samping kurangnya pengawasan, kondisi medis yang sudah ada sebelumnya dan kurangnya kemampuan berenang serta pengetahuan akan keamanan saat berenang, juga memainkan peran fatal saat anak bermain di air.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini