nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Ini Satu Atap dengan Suami, Mantan Suami, dan Pacar Mantan Suaminya, Berbagi Ranjangkah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 21 Agustus 2018 08:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 21 196 1939320 wanita-ini-satu-atap-dengan-suami-mantan-suami-dan-pacar-mantan-suaminya-berbagi-ranjangkah-C40nc3G2G0.jpeg Keluarga Aneh (Foto: People)

KETIKA Anda memutuskan untuk bercerai dengan pasangan sebelumnya, tentu yang akan terjadi adalah pisah rumah. Ini dilakukan agar Anda bisa lepas dari kehidupan masa lampau dan bisa memulai kehidupan yang lebih baik.

Namun, nampaknya hal tersebut tidak berlaku bagi Katie Blackmer. Bagaimana tidak, perempuan berusia 32 tahun itu sekali pun sudah menikah lagi dengan Ben Blackmer, dia tetap mau satu atap dengan mantan suaminya yang bernama Stephen Shepard. Bahkan, yang mengejutkan adalah Katie membiarkan pacar baru Stephen hidup satu atap dengannya!.

Membingungkan memang, tapi begitulah yang terjadi. Diceritakan People dan diberitakan ulang Okezone, Selasa (21/8/2018), Katie mulai membiarkan mantan suaminya hadir kembali dalam kehidupannya sejak akhir Mei. Kejadiannya setelah Stephen mengalami kecelakaan mobil yang cukup parah sampai akhirnya adik Stephen meninggal dunia.

Sejak saat itu, Stephen nimbrung di kehidupan baru Katie dan Ben. Katie pun menjelaskan bahwa dia tidak bisa menolak hal tersebut. Salah satu alasannya karena Stephen belum memiliki pasangan dan ketiga anaknya masih membutuhkan mereka berdua.

"Jadi, setelah Stephen diperbolehkan pulang dari rumah sakit, aku dan Ben membawanya pulang ke rumah kami," cerita Katie. Saat itu, Stephen membutuhkan perawatan 24 jam penuh dan itu berjalan selama satu setengah bulan. Sejak saat itu, Stephen merasa bahwa rumah Katie dan Ben adalah rumah dia juga. Di sana ada anak-anaknya juga dan itu yang membuat Katie memutuskan untuk memperbolehkan Stephen tinggal bersama keluarga barunya.

Berjalan beberapa bulan, Stephen menemukan cinta barunya dan dia meminta pada Katie dan Ben untuk memperbolehkan Brandy untuk ikut tinggal di rumahnya. "Saya tidak bisa menolak. Kami akhirnya memutuskan untuk tinggal bersama di sini dan melakukan ini semua dalam kebersamaan," papar Katie.

Lalu, bagaimana dengan urusan pembagian kamar anak-anak yang jumlahnya sekitar 6 orang?

Katie menjelaskan bahwa ini semua bermula dari masuknya anak-anak Brandy ke rumahnya. Brandy membawa 2 orang anak, sementara itu di rumah itu sudah ada 4 orang anak sebelumnya, yang mana 3 anak hasil hubungan Katie dan Stephen, dan satu anak bawaan Ben dari percintaan sebelumnya. "Awalnya memang ribet, tapi setelah anak yang paling tua turun tangan mengatur semua ini, semuanya menjadi baik-baik saja, bahkan bisa dibilang kita akur," katanya.

Di sisi lain, Katie menjelaskan bahwa sebetulnya Stephen dan Brandy ingin sekali keluar dari rumah Katie dan Ben. Mereka juga merasa tidak enak hati "numpang" di rumah orang lain. Tapi, Katie menuturkan, harga rumah di wilayahnya sangat tinggi dan daripada Stephen membeli rumah dengan harga tinggi, lebih baik mereka tetap di rumahnya dan menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan bersama sehari-hari.

Katie menambahkan, kasus kehidupannya ini memang menjadi polemik di keluarga mau pun tetangganya. Banyak dari mereka yang mengatakan Katie sudah gila! "Tapi, sejauh keluarga kami akur-akur saja, kenapa akhirnya harus meributkan hal yang baik-baik saja? Hal yang penting diketahui, perceraian saya dan mantan suami saya tidak membuat anak-anak depresi. Malah, anak-anak bahagia karena mereka memiliki semuanya dalam satu rumah," paparnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini