Ini Ternyata 8 Perempuan-Perempuan Serba Pertama di Dunia

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 21 Agustus 2018 10:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 21 196 1939352 ini-ternyata-8-perempuan-perempuan-serba-pertama-di-dunia-2nzIuCxPwI.jpg Mary Tudor (Foto: Rd.com)

PEREMPUAN pada budaya patriarki dianggap makhluk nomor kedua posisinya setelah pria. Padahal, jika dibuktikan banyak wanita yang miliki keahlian dan kemampuan sama seperti pria. Bukan omong kosong lagi, berikut perempuan-perempuan serba pertama di dunia, yang jarang diketahui, seperti dilansir Okezone dari laman Reader's Digest, Selasa (21/8/2018).

(Baca Juga: Wanita Ini Satu Atap dengan Suami, Mantan Suami, dan Pacar Mantan Suaminya, Berbagi Ranjangkah?)

1. Merneith dan Sobekneferu perempuan pertama pemimpin Mesir

Merneith adalah perempuan pertama anak Firaun dari istrinya yang lain, memerintah Mesir sepeninggal Firaun. Dalam beberapa periode, Merneith mengusai Mesir hingga digantikan oleh Sobekneferu salah seorang anak Firaun lainnya yang tercatat dalam literatur sejarah sebagai pemerintah Mesir antara 1806 dan 1802 SM setelah meninggal saudara laki-lakinya Amenemhat 4.

(Baca Juga: Sedang Horny Berat Tapi Tak Punya Lawan? Coba Atasi dengan 2 Cara Ini)

2. Mary Tudor perempuan pertama memerintah Inggris

Mary Tudor merupakan anak perempuan satu-satunya Raja Henry VIII bersama istri pertamanya Catherine of Aragon. Dan, dinobatkan jadi ratu Inggris pertama pada 1553.

3. Juliana Morell perempuan pertama bergelar doktor

Juliana Morel lahir di Barcelona sekira 1594. Ia merupakan perempuan pertama yang berhasil bergelar doktor pada 1608.

4. Francesca Canccini perempuan komposer opera pertama

Francesca sudah berusia sekira 38 tahun ketika ia menciptakan opera La Liberazione di Ruggiero. Operanya pun dipentaskan di Florence pada 1625. Komposer, penulis lagu, penyanyi, pemain kecapi, penyair, dan guru musik ini akhirnya meninggal pada 1640, setelah sempat menulis karya operanya.

5. Ratu Anne perempuan pertama penguasa Britannia Raya

Pada 1707 Ratu Anne didapuk sebagai ratu dari Kerajaan Inggris, yang pada saat bersamaan Kerajaan Inggris sedang bergabung dengan Skotlandia untuk membentuk Britania Raya dan Ratu Anne lah penguasa pertamanya.

6. Lydia Taft perempuan pemilih pertama di Amerika

Lydia adalah perempuan pertama yang menggunakan hak pilih dalam pemilu di Amerika. Namun, sebelum akhirnya hak suara politik perempuan didengar, suara Lydia tidak pernah dihitung, karena dianggap suara perempuan tidak masuk akal.

 

7. Ann Frank perempuan jurnalis pertama di Amerika

Sepeninggal suaminya Ann tidak lantas larut dalam situasi. Ann segera memutar otak hingga kemudian membuat surat kabar.

8. Sophie Blanchard perempuan pilot balon pertama

 

Keadaan serupa pun menuntut Sophie Blanchard untuk tetap tegar setelah kematian suaminya. Ia akhirnya berprofesi sebagai pilot penerbang balon udara pertama dan sekaligus perempuan pertama pula yang wafat karena kecelakaan penerbangan karena balonnya terbakar dan kembali jatuh ke tanah pada 1819.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini