Tak Jauh Berbeda dengan di Indonesia, seperti Ini Tradisi Rayakan Idul Adha di Arab Saudi

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 22 Agustus 2018 22:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 22 298 1940060 tak-jauh-berbeda-dengan-di-indonesia-seperti-ini-tradisi-rayakan-idul-adha-di-arab-saudi-wsPwN7Ai8t.jpg Ilustrasi nasi kabsa (Foto: Recipes R Simple)

HARI ini, Rabu 22 Agustus 2018 seluruh umat Muslim, termasuk di Indonesia tengah semarak merayakan Hari Raya Idul Adha atau biasa juga disebut Hari Raya Kurban.

Setiap orang Muslim di berbagai negara, tentunya punya tradisi masing-masing dalam merayakan Hari Raya Kurban. Di Indonesia sendiri prosesi perayaan Hari Raya Idul Adha dimulai dengan gema takbir, lalu salat Ied di pagi hari baru kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan hewan kurban sembari tentunya berkumpul bersama keluarga ataupun teman-teman terdekat sambil menikmati berbagai hidangan khas Idul Adha yang serba daging, mulai dari satai kambing, rendang sapi, gulai sapi, dan sebagainya.

Lalu seperti apakah tradisi perayaan Idul Adha di negara lain, yang juga penduduknya mayoritas beragama Islam seperti Arab Saudi? Apakah sama saja dengan Lebaran Haji di Indonesia?

BACA JUGA:

Ritual Pemotongan Hewan Kurban di Negara yang Umat Islamnya Minoritas

Menjawab pertanyaan ini, maka Okezone pun bertanya kepada Moudhi bint A.Al Sudairy, selaku salah satu staf Representatif Komite Olimpiade Arab Saudi dari Kerajaan Arab Saudi di Indonesia.

 Perayaan Idul Adha di Arab Saudi tentu saja kami mulai dengan salat Ied, sama halnya seperti umat Muslim di Indonesia.

"Perayaan Idul Adha di Arab Saudi tentu saja kami mulai dengan salat Ied, sama halnya seperti umat Muslim di Indonesia. Lalu biasanya dalam merayakan Idul Adha kami di sana juga punya tradisi memberikan uang saku kepada anak-anak sekitar. Selebihnya kami juga berkumpul bersama keluarga, atau berkunjung ke rumah sanak keluarga," ujar Moudhi saat dijumpai Okezone, Rabu (22/8/2018) dalam acara festival budaya Arab Saudi "Saudi House" di bilangan Senayan, Jakarta.

Jika tradisi di Arab Saudi seperti berkumpul bersama keluarga di rumah, atau berkunjung ke rumah sanak keluarga lain sama halnya dengan tradisi Idul Adha di Indonesia pada umumnya. Soal makanan, tentu saja hidangan yang hadir sebagai sajian khas Idul Adha berbeda.

Dijelaskan oleh Moudhi, hidangan Hari Raya Kurban di Arab Saudi biasanya bisa berbeda-beda di setiap area. Namun ada beberapa hidangan penting yang biasanya hadir di setiap rumah.

 Tiap area bisa berbeda, tapi biasanya hidangan yang mendominasi di rumah itu misalnya seperti di area saya

 BACA JUGA:

Rekomendasi Resep Sup Ayam Kampung dan Ayam Sisit Bali, Menu Sarapan Praktis dan Lezat

"Tiap area bisa berbeda, tapi biasanya hidangan yang mendominasi di rumah itu misalnya seperti di area saya, Riyadh itu adalah Nasi Kabsa yaitu nasi yang dimasak bersama bumbu rempah-rempah dan pure tomat lalu dihidangkan bersama daging domba atau daging ayam. Selain Kabsa, Mandi juga hidangan basic yang ada saat Idul Adha. Lalu bisa juga, seperti hidangan yang disediakan di sini. Mulai dari felafel ( pastry goreng berisi sayuran, kacang yang dihancurkan, parsley, dan biji wijen), belila (sup ayam) dan matazeez (pastry gandum yang dimakan bersama sup hangat)," pungkas Moudhi.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini