nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masjid Mariam, Masjid Pertama di Dunia yang Dikelola oleh Perempuan

Annisa Aprilia, Jurnalis · Kamis 23 Agustus 2018 18:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 23 406 1940376 masjid-mariam-masjid-pertama-di-dunia-yang-dikelola-oleh-perempuan-QteJ1Mgl4f.jpg Masjid Mariam di Kopenhagen (Foto:Mvslim)

SEBUAH masjid biasanya dikelola dan diurus kebanyakan oleh kaum laki-laki. Mulai dari petugas kebersihan hingga pengelola fasilitas bangunan diatur oleh kaum Adam.

Berbeda dengan masjid di Kopenhagen yang diberi nama Mariam ini, sebab semua pengelola dan pemimpin struktur organisasi masjid diisi oleh perempuan. Untuk itu, tidaklah heran jika Masjid Mariam didapuk sebagai masjid pertama dunia yang dikelola oleh perempuan.

Masjid Mariam tidak hanya dikelola perempuan, tapi juga didirikan oleh seorang perempuan bernama Sherin Khankan. Masjid tersebut seperti yang dilansir Okezone dari laman Mvslim, Kamis (23/8/2018), baru dibuka sejak awal Februari 2016 lalu.

Seakan mendobrak budaya patriarki, Masjid Mariam menjelma sebagai masjid yang disambut baik oleh semua orang, tanpa memandang jenis kelamin, ras, kebangsaan, agama, latar belakang, dan asal. Sherin yang seorang aktivis dan penulis ini mendirikan masjid dengan tujuan ingin menampilkan kekuatan perempuan dalam esensi doa dan kesatuan ibadah.

(Baca Juga: Bikin Heboh! Hewan Kurban Ini Masih Hidup Meski Sudah Disembelih)

 

(Baca Juga: Tentara Wanita dari Rusia Ini Sangat Cantik, Ternyata Dia Adalah)

(Baca Juga: 5 Meme soal Daging Kurban Ini Pasti Bikin Anda Ngakak)

Menarik waktu mundur sebelum didirikannya masjid, sebenarnya berawal dari kecemasan Sherin yang merasa asing di lingkungannya sendiri. Dia merasa perempuan mesti memiliki suara baru, sebuah kata baru untuk diri mereka sendiri, bersatu memiliki kekuatan untuk diri mereka sendiri, berbicara untuk diri mereka sendiri atas dasar mereka sendiri dengan cara mereka sendiri.

Meskipun reaksi terhadap Masjid Mariam secara umum positif, tetap saja ada tanggapan negatif yang moderat. Beberapa orang bertanya-tanya mengapa ada kebutuhan masjid yang dipimpin perempuan dibandingkan dengan masjid biasa.

Di sisi lain, masjid ini memiliki delapan imam perempuan, memiliki khutbah Jumat dan doa yang dipimpin oleh imam perempuan, yang semuanya bekerja sebagai relawan. Meskipun demikian, pria tetap disambut untuk datang dan beribadah di Masjid Mariam.

(ndr)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini