Tak Selalu untuk Perang, Alat-Alat Militer Ini Bisa Bantu Penderita Stroke hingga Bersihkan Kaca Gedung

Fakhri Rezy, Jurnalis · Jum'at 24 Agustus 2018 06:33 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 24 196 1940645 tak-selalu-untuk-perang-alat-alat-militer-ini-bisa-bantu-penderita-stroke-hingga-bersihkan-kaca-gedung-DQQMjv64m0.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

RISET Pertahanan Amerika Serikat atau disebut Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) sering mengeluarkan banyak inovasi dalam bidang teknologi. Terutama, teknologi-teknologi yang dapat menunjang dunia kemiliteran.

Namun, teknologi tersebut menjadi inovasi dan cukup unik bila digunakan dalam kehidupan sehari-harinya. Mungkin, ke depannya akan menjadi suatu alat yang mendunia.

Mengutip laman Reader Digest, Jakarta, Jumat (24/8/2018), berikut inovasi-inovasi DARPA yang simpel tapi sangat berguna.

Baca Juga: Bikin Heboh! Hewan Kurban Ini Masih Hidup Meski Sudah Disembelih

Alat untuk Membawa Barang Berat (Power Walker)

Sering kali anggota militer akan membawa banyak barang berat dengan berjalan untuk menempuh jarak yang jauh. Tak cuma jarak, medan yang dilaluinya pun akan bermacam-macam.

Oleh sebab itu, DARPA menginginkan alat yang bisa dipakai militer untuk mengangkut beban mereka. Tak hanya itu, alat tersebut harus tipis dan cukup luwes agar muat di dalam seragam dan peralatan tempurnya.

Salah satu pengembangnya dari Harvard Wyss Institute for Biologically Inspired Engineering Ignacio Galiana PhDm membuat suatu setelan layaknya robot yang bisa dipakai bernama Exoskeleton Warrior Web. Dengan sensor kecil yang tertanam di pakaian akan membaca setiap milidetik atau lebih bagaimana si pengguna bergerak.

Data diumpankan ke komputer yang disimpan dalam sebuah chip. Kabel spool yang ditarik memanjang dari pak pinggang ke pergelangan kaki.

“Ketika sistem merasakan kelelahan, kabel ini memberikan tekanan pada sendi yang meniru gerakan otot, jadi Anda menghabiskan lebih sedikit energi untuk menggerakkan kaki Anda,” kata Galiana kelahiran Spanyol.

Dirinya berharap, suatu hari nanti pakaian-pakaian ini bisa membantu warga sipil. Dirinya pun menargetkan untuk para korban stroke serta para lansia agar bisa berjalan kembali.

Baca Juga: Kisah Model Seksi Tak Malu Pacari Sopir Taksi Bikin Baper, Sindir Cewek Matre!

Alat panjat gedung layaknya tokek

Di dunia militer, penembak jitu atau sering disebut sniper sering bertengger di atas gedung-gedung tinggi. Namun, penjagaan yang ketat kadang membuat para sniper untuk menempat posisi menembaknya. Apalagi, bila dia hanya bekerja seorang diri.

Manajer program DARPA, David Carter PhD menemukan solusi yang menarik. Ide tersebut dia dapat dari sebuah binatang, yaitu tokek.

Dirinya mengatakan, saat anaknya ulang tahun, Tokek menjadi permintaan sang buah hati. Sesaat dirinya melihat tokek yang berjalan dan menempel ditembok membuat otaknya berpikir.

Menurutnya, dengan menempatkan teknik dasar tokek, metode nanoteknologi yang cukup canggih bisa membuat manusia mengikuti cara menempel tokek. Dia pun mempelajari rambut-rambut kecil di kaki tokek yang dapat menempel di jendela dan dinding, dan berhasil menemukan bahan microhold.

Awal tahun ini, akan mencoba sebuah gedung kaca berlantai sepuluh untuk mencoba alat tersebut. Menurutnya, hal ini sangatlah menegangkan, apalagi harus menganalisa debu dan kotoran pada jendela gedung tersebut.

Namun, bila berhasil, selain untuk militer, alat ini bisa membantu para pembersih kaca gedung. Serta, dapat juga untuk menggantungkan lukisan atau pajangan di kaca tanpa terjatuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini