nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masuki Hari Ke-5, Animo Masyarakat Kunjungi Festival Kerajaan Arab Saudi di Jakarta Makin Meningkat

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 24 Agustus 2018 18:11 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 24 406 1941007 masuki-hari-ke-5-animo-masyarakat-kunjungi-festival-kerajaan-arab-saudi-di-jakarta-makin-meningkat-cBh8yKjwAc.jpeg Stand kuliner di Festival Kerajaan Arab Saudi di Jakarta (Foto: Pradita/Okezone)

DALAM rangka memperkenalkan kebudayaan Kerajaan Arab Saudi sekaligus memberikan dukungan kepada para atlet Arab Saudi yang berlaga dalam ajang Asian Games 2018, Komite Olimpiade Arab Saudi dan Otoritas Budaya Umum Saudi menyelenggarakan festival kebudayaan berskala besar, “Saudi House”. Festival ini digelar di Restoran Pulau Dua, Senayan, Jakarta dari tanggal 19-22 Agustus dan 24-28 Agustus 2018.

Di pameran kebudayaan ini, telah disiapkan kurang lebih enam pavilion yang meliputi seni kaligrafi, seni visual Saudi, kurma, air Zamzam, henna, dua Masjid Suci, dan masakan tradisional. Selain itu para pengunjung juga dapat menikmati pertunjukkan seni seperti tarian tradisional dan pertunjukkan musik khas Arab Saudi secara gratis tanpa dipungut biaya apapun.

Hari ini, Jumat 24 Agustus 2018 yang mana tepat di gelaran hari ke-5. Sesuai dengan pantauan Okezone langsung di lokasi acara, pengunjung semakin membludak dibandingkan hari sebelumnya, yakni Rabu 22 Agustus 2018. Dari pintu gerbang masuk, terlihat antrian pengunjung yang begitu mengular. Saat tiba di dalam pun, setiap paviliun terutama paviliun kurma, paviliun Zamzam, paviliun makanan, dan pavilun seni henna para pengunjung juga harus antri karena memang situasi paviliun yang padat.

 (Baca Juga:7 Pesona Paspampres Cantik Serda Ambar yang Ungkap Sisi Lain Kehidupannya)

Saking padatnya pengunjung, para panitia yang bertugas pun terlihat memberlakukan sistem buka tutup di pintu gerbang untuk mencegah terlalu padatnya paviliun-paviliun di dalam yang mana nantinya akan membuat masyarakat yang datang menjadi kurang nyaman karena tidak leluasa bergerak. Tidak hanya itu, terlihat dari pagar luar area, para pengunjung yang ingin masuk ke Saudi House juga tertahan untuk sementara sebelum melanjutkan antrean di pintu gerbang.

Sementara itu, dari pihak penyelenggara yang diwakili oleh Nawaf Aldeghaither selaku perwakilan dari General Culture Authority menyebutkan memang animo pengunjung yang didominasi oleh masyarakat Indonesia ini memang meningkat setiap harinya.

“Animo masyarakat setiap harinya bertambah, pengunjung dari tanggal 19 sampai 22 Agustus kemarin kurang lebih sudah sekitar 3300 orang. Sedangkan untuk hari ini belum ada catatan angkanya karena masih terus dihitung. Kami sendiri selaku penyelenggara tidak menargetkan jumlah pengunjung yang datang, semakin banyak tentu kami semakin senang,” jawab Nawaf saat ditemui Okezone, Jumat (24/8/2018) di lokasi acara.

 (Baca Juga:Rendang yang Lezat dari Daging Kurban, Simak Tipsnya)

Ketika ditanya lebih lanjut, dengan membludaknya animo masyarakat untuk datang ke festival kebudayaan Arab Saudi “Saudi House” ini, apakah panitia merasa kewalahan harus menyajikan terus menerus kepada para pengunjung. Ini jawaban santai Nawaf,

“Kewalahan? Tidak sama sekali, justru semakin banyak orang yang datang semakin kami merasa senang. Sebab itulah tujuan kami, kami membuka pintu untuk siapapun yang mau datang, tidak hanya untuk orang Indonesia saja,” imbuhnya.

 (Baca Juga:Intip 5 Liburan si Spiderman Indonesia Aries Susanti yang Bergaya Sporty)

Sementara itu, Okezone pun sempat mewawancarai langsung salah seorang pengunjung yang menyebutkan datang bersama sanak keluarganya jauh-jauh dari kawasan Bojong Gede, Hj, Neneng.

Neneng menyebutkan awalnya dia mengetahui ada acara festival kebudayaan Arab Saudi ini dari tayangan televisi. Merasa tertarik, kemudian ia memutuskan untuk datang melihat langsung walaupun harus menumpang berbagai alat transportasi umum, mulai dari kereta api hingga layanan transportasi ojek online.

 

“Berangkat dari rumah jam 10 pagi di Bojong Gede, naik kereta turun dui Stasiun Sudirman lalu nyambung naik ojek online ke sini. Penasaran banget, pas lihat di televisi kemarin. Mengobati rindu dengan air zam-zam, walau jauh tapi terbayar lah semua. Senang lah bisa ke acara ini,” ujar Neneng yang memboyong dua anggota keluarganya.

Wanita berusia kepala lima tersebut melanjutkan, walau sudah datang dari pukul 12 siang, ia baru sempat ke paviliun kurma dan air Zamzam karena begitu padatnya pengunjung.

“Baru sempet ke kurma sama minum air Zamzam karena di mana-mana penuh antreannya. Tadi sempat ke paviliun kaligrafi eh tapi kehabisan jadinya tutup, harus nunggu buka lagi nanti katanya. Sekarang istirahat dulu, habis ini mau antri di paviliun henna. Buat kenang-kenangan, sayang kan sudah jauh-jauh,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini