Kenali Orgasme Kering pada Pria dan Cara Mengatasinya

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Jum'at 24 Agustus 2018 22:20 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 24 481 1941032 kenali-orgasme-kering-pada-pria-dan-cara-mengatasinya-UzmFGN7hDV.jpg Berhubungan Seksual (Foto: Shutterstock)

SEMUA orang tentu ingin memiliki orgasme yang sempurna dalam hubungan seksualnya. Namun, untuk mendapatkan sebuah orgasme yang baik, seorang pria harus melewati serangkaian tahap yang susah-susah gampang. Biasanya sebuah orgasme pria yang sempurna dibarengi dengan ejakulasi.

Pada umumnya, semua orang mengasosiasikan orgasme pria pada ejakulasi. Tapi ini tidak menutup kemungkinan bahwa seorang pria bisa mengalami orgasme tanpa ejakulasi. Hal ini biasa disebut dengan orgasme kering. Mengapa disebut kering, karena seorang pria tidak akan mengalami ejakulasi yang membuatnya basah.

Sebagaimana dirangkum Times of India, Jumat (24/8/2018), Menurut para ahli, beberapa hal yang menyebabkan orgasme kering karena efek samping obat-obatan hingga berhubungan seks dengan durasi yang lama. Ketika seorang pria memiliki beberapa orgasme dalam waktu singkat, jumlah air mani yang dihasilkan atau dilepaskan akan berkurang secara bertahap.

Hal ini akan membuat Anda ada titik di mana tidak akan air mani yang tersisa untuk pelepasan menuju orgasme. Hal inilah yang disebut dengan orgasme kering. Alasan umum lainnya yang menyebabkan hal ini adalah efek samping obat-obatan.

Menurut sebuah penelitian, obat-obatan yang digunakan untuk meningkatkan buang air kecil pada pria dengan mengendurkan otot-otot prostat dan kandung kemih dapat menyebabkan ejakulasi abnormal. Jika seorang pria mengalami orgasme kering untuk waktu yang lama, dia harus berkonsultasi dengan dokter.

Tetapi jika musim kering adalah karena kelelahan yang disebabkan oleh seks berlebihan, maka itu bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, kondisi ini jelas merupakan masalah besar bagi pasangan yang berencana untuk memiliki bayi. Sebenarnya, orgasme kering sangat tidak nyaman dan ini mungkin menyebabkan banyak stres. Selain itu, rasa menutup itu juga hilang, yang menyertai klimaks basah.

Sebagian orang bahkan ada yang merasa panik karena tidak mengeluarkan air mani saat mengalami orgasme. Tapi Anda sebaiknya tidak perlu khawatir, jika ini berlanjut untuk waktu yang lama, sebaiknya kunjungi dokter dan berkonsultasilah. Bila masalah ini timbul karena kelelahan, mengambil istirahat dari kehidupan seks yang aktif selama beberapa hari mungkin bisa membantu.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini