nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Tanda Bahwa Kamu Sudah Kecanduan Masturbasi

Annisa Aprilia, Jurnalis · Sabtu 25 Agustus 2018 18:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 25 481 1941291 5-tanda-bahwa-kamu-sudah-kecanduan-masturbasi-OiF0iPbLPM.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

MASTURBASI bagi sebagian orang kebiasaan bersenggama dengan diri sendiri ini adalah sebuah kebutuhan batiniah. Terlebih bagi mereka yang belum memiliki pasangan, bersenang-senang dengan diri mesti ada satu waktu yang perlu disiapkan.

Namun, Anda perlu tahu walau terasa rileks setelah masturbasi, ternyata jika terlalu banyak atau malah bisa berdampak negatif pada kehidupan. Seberapa sering Anda melakukannya? Sekali dalam seminggu? Dua kali dalam seminggu? Atau bahkan lebih dari itu? Yang jelas jika Anda sudah terlalu kecanduan masturbasi berikut tanda-tandanya yang jarang disadari, Okezone lansir dari laman New York Post, Sabtu (25/8/2018).

 BACA JUGA:

Jangan Dilanggar, 6 Hal Tabu yang Tak Boleh Dilakukan saat Naik Gunung

Menyakiti diri sendiri

Akibat pertama yang ditimbulkan adalah menyakiti diri sendiri. Orang yang keseringan masturbasi bisa mendapat penyakit, seperti cedera, sekam kulit, penyakit peyronie, hingga penumpukkan plak di batang penis yang disebabkan karena terlalu kuat memainkannya. Tonias Kohler, MD, seorang ahli urologi dari Southern Illinois University memperingatkan, jika sudah menyakiti diri sendiri maka perlu dikurangi.

Pekerjaan atau hidup sengsara

Jika rasa ingin masturbasi terlalu besar hingga membuat Anda malas bersosialisasi, terlambat menghadiri rapat karena perlu "mengeluarkan" di toilet, atau bahkan menemukan masturbasi ini merusak kehidupan sosial hingga malas mencari pasangan, maka kebutuhan Anda untuk masturbasi perlu dikurangi dan disesuaikan dengan kegiatan.

 

Selalu gagal dengan pasangan

Orang yang hobi masturbasi biasanya punya fantasi sendiri. Entah itu dari film porno atau sosok tertentu yang mengawangkan imajinasi liarnya. Saat berhubungan seks dengan pasangan, sayangnya mereka kerap membandingkan kepuasan dari diri sendiri lewat imajinasi dengan yang dilakukan pasangannya ketika bercinta. Maka, saran Kohler jika itu terjadi orang tersebut punya masalah yang perlu ditangani.

Selalu memikirkan kapan bisa masturbasi

Jika Anda sering merasa terganggu oleh pikiran kapan atau bagaimana Anda akan melakukan selanjutnya, itu indikasi kuat Anda sedang berurusan dengan perilaku serius, kata Drake.

Mencoba mengurangi tapi gagal

"Salah satu kriteria utama dari semua jenis kecanduan adalah hilangnya kontrol," ujar Drake. Sama seperti masalah perokok atau penjudi, jika Anda tidak dapat mengatur untuk mengurangi kebiasaan Anda masturbasi dan menyadari itu di luar kendali, maka jadi masalah.

Di sisi lain, ada beberapa waktu ketika melakukan masturbasi bukanlah ide yang bagus. Misalnya, Köhler dan rekan-rekannya telah menemukan bahwa masturbasu setiap hari selama dua minggu dapat menghabiskan jumlah sperma pria hampir 50 persen.

"Jika Anda dan pasangan mencoba untuk hamil, masturbasi bisa mengurangi peluang Anda mendapatkan anak," paparnya.

Wajar memang masturbasi, tapi jika sudah berlebihan hingga merugikan kehidupan, maka masturbasi pun akan sama berbahayanya dengan kebiasaan lainnya yang juga membahayakan tubuh dan kehidupan.

"Tidak ada yang tidak sehat atau bermasalah dengan masturbasi. Tapi jika itu menjadi merugikan hidupmu, maka kamu harus memperlakukannya seperti kebiasaan berbahaya lainnya," tandasnya.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini