Share

6 Kesalahan saat Memasak yang Membuat Makanan Jadi Enggak Sehat

Pradita Ananda, Okezone · Senin 27 Agustus 2018 22:13 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 27 298 1942204 6-kesalahan-saat-memasak-yang-membuat-makanan-jadi-enggak-sehat-uJ5gs6p8ef.jpg Ilustrasi memasak (Foto: Extrarecipes)

TIDAK penting seberapa lezat ataupun sehatnya bahan-bahan makanan yang kita olah untuk menjadi sebuah hidangan. Jika salah metode dalam proses memasaknya, maka sajian hidangan tersebut akan berakhir menjadi hidangan yang kurang sehat.

Ya! Memang sepenting itu memperhatikan cara memasak sebuah hidangan, teknik memasak, penggunaan bumbu-bumbu, hingga jenis minyak yang dipakai sejatinya memang semuanya berperan penting untuk membuat apakah hidangan yang dimasak tersebut, tidak salah proses memasaknya sehingga tetap menjadi makanan sehat.

Agar tak salah langkah dalam memasak, yuk ketahui dulu apa saja kesalahan yang dapat membuat masakan menjadi tidak sehat, seperti dilansir Ndtv, Senin (27/8/2018).

BACA JUGA:

 Bikin Semua Perempuan Iri, 5 Putri Kerajaan Ini Punya Paras Tercantik di Dunia, Nomor 4 Idaman Banget!

Kelebihan penggunaan bumbu atau dressing

Terlihat simpel, namun penggunaan bumbu dasar yang berlebihan misalnya garam, kecap asin, mayones dapat membuat makanan menjadi tak sehat, sebab penggunaan garam berlebihan ini membawa sejumlah besar natrium yang dapat menyebabkan retensi air.

Mengekspos madu ke suhu tinggi

Madu dikenal sifat obat dan membuat pengganti gula dan pemanis buatan yang luar biasa. Madu adalah pemanis alami dan paling baik dikonsumsi dalam bentuk mentah. Mengeksposnya ke suhu panas yang inggi dapat menyebabkan sifat obatnya menjadi hilang, sebab memasak diketahui bisa menurunkan kualitas. Kehilangan enzim dan nutrisi penting membuat madu malah bisa beracun. Selain itu, memasak madu hingga 40 derajat Celsius menyebabkan perubahan kimia negatif yang membuatnya terasa pahit.

 

Memanaskan minyak sehat berlebihan

Tidak seperti beberapa jenis minyak sayur yang dapat dipanaskan sampai suhu tertentu, ada beberapa minyak yang sehat seperti minyak zaitun dan minyak kelapa yang seharusnya tidak pernah kena panas yang ekstrim. Minyak ini mengandung senyawa nutrisi yang dapat hancur ketika dipanaskan di atas titik asap. Misalnya, minyak bunga matahari harus selalu digunakan untuk menumis, menggoreng dan memanggang. Sedangkan, untuk penyedap atau drizzling di atas makanan siap saji, minyak extra virgin atau minyak biji rami adalah yang terbaik.

Menggoreng 

Makanan yang digoreng, alias goreng-gorengan memang simpel dan terasa lezat. Tapi makanan yang dimasak dengan metode ini cenderung tidak sehat dan penuh lemak trans. Menggoreng makanan sehat, seperti sayuran dan daging tanpa lemak menjadi camilan 'lezat' yang tidak sehat. Selain itu, makanan yang digoreng terkait dengan peningkatan kemungkinan resiko diabetes dan kondisi jantung.

Menggunakan peralatan memasak yang salah

Sama pentingnyauntuk mengetahui bahan apa yang ada dalam memasak, penting juga untuk mengetahui peralatan memasak seperti apa yang digunakan untuk memasak. Peralatan masak anti-lengket dikatakan mengandung teflon, mengandung bahan kimia buatan yang dikenal sebagai asam perfluorooctanoic yang disebutkan dapat menyebabkan masalah dalam kesehatan secara keseluruhan, terutama hati. Dalam memilih peralatan memasak, sebaiknya pilih yang dasar yakni peralatan masak yang terbuat dari besi, kaca, keramik atau baja tahan karat.

BACA JUGA:

 Tertarik saat Pemotretan, Pengusaha Ini Ajak Tidur Model Rhian Sugden dengan Bayaran Rp4,6 Miliar

Memasak sayuran terlalu lama

Memasak sayuran hingga berubah menjadi lembek dapat menghilangkan nutrisi di dalamnya. Agar tak kehilangan manfaat baik sayuran, hindari merebus sayur dalam waktu yang terlalu lama karena proses ini melenyapkan nutrisi yang ada. Salah satu cara terbaik untuk menjaga nutrisi adalah dengan menumisnya dengan ringan atau bisa juga dengan merebus memakai air panas jika ingin menikmati sayuran dalam bentuk sup, pastikan sayuran yang dimasak teksturnya masih renyah dan ringan bukan lembek dan basah.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini