nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Beberapa Trik Supermarket Ini Mampu Ubah Prilaku Belanja Anda

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 27 Agustus 2018 16:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 27 406 1941880 beberapa-trik-supermarket-ini-mampu-ubah-prilaku-belanja-anda-XQe0zctRUq.jpg Belanja di Supermarket (Foto: TheSun)

SUPERMARKET memang menjadi salah satu pilihan masyarakat di era modernisasi. Pasalnya, sebagian besar kebutuhan rumah Anda tersedia di tempat tersebut. Alhasil, banyak orang yang memilih untuk mengunjungi supermarket ketimbang pasar tradisional.

Beberapa orang menilai barang-barang yang dijual di supermarket lebih bersih dan higienis ketimbang di pasar tradisional. Pilihan yang disuguhkannya pun beragam dan dinilai lebih segar karena dilengkapi fasilitas lemari pendingin.

Namun, jika diperhatikan, sadarkah Anda bahwa barang-barang yang tersedia di supermarket selalu berpindah-pindah letaknya? Ya, Anda tidak perlu kaget, hal ini memang sengaja dilakukan oleh sang pemilik supermarket. Tindakan ini adalah salah satu dari strategi marketing yang mereka lakukan.

Berbicara mengenai strategi, selalu ada cara yang bisa dilakukan untuk menarik minat para konsumen. Biasanya pihak supermarket membuat akses masuk yang dirancang untuk membuat konsumen tertarik mengambil barang yang ditawarkan.

Sebagaimana dilansir The Sun, Senin (27/8/2018), tata letak klasik dimulai dengan "zona dekompresi" - ruang terbuka yang tidak berantakan dan memungkinkan pembeli bersantai. Pada ruang terbuka ini, mereka kadang memperpanjang sepanjang jalan dengan tanaman dan bunga hingga pintu masuk.

Tujuannya dari ruangan ini adalah memperlambat seseorang (kecepatan belanja) sebelum mencapai pintu depan. Tata letak lorong supermarket bisa mengarahkan pelanggan melalui gang non-makanan sebelum mencapai rak makanan pokok seperti roti dan susu.

(Baca Juga: Bikin Semua Perempuan Iri, 5 Putri Kerajaan Ini Punya Paras Tercantik di Dunia, Nomor 4 Idaman Banget!)

Tujuannya untuk memikat Anda agar membeli barang-barang yang tidak penting. Barang-barang populer biasanya tersebar di sekitar toko atau rak bagian belakang. Sebenarnya cara ini kurang efektif untuk menarik hati para pelanggan, sehingga sebagian besar supermarket saat ini mengarahkan Anda langsung ke barang sehari-hari.

Seorang juru bicara sebuah supermarket mengatakan bahwa para konsumen semakin miskin waktu. Maksudnya miskin waktu adalah, konsumen yang tidak ingin berlama-lama berada di dalam supermarket. Alhasil para pengelola supermarket memutar otak untuk memudahkan para pelanggan menemukan barang yang mereka inginkan.

“Pelanggan semakin miskin waktu. Yang paling penting adalah membuat mereka semudah mungkin mendapatkan apa yang mereka inginkan. Namun, masih ada taktik yang dirancang untuk menggoda Anda untuk membeli barang keluar dari daftar belanja,” tegasnya.

Teknik "Pembelian spesial" merupakan salah satu cara efektif untuk memperlambat waktu pengunjung untuk menjelajah seluruh isi supermarket. Para pengunjung cenderung melihat dari rak teratas hingga ke bawah untuk mencari barang jika belum menemukan apa yang mereka inginkan.

Peletakan merek ternama (branded) juga memiliki peran penting dalam tata letak supermarket. Pasalnya, barang branded mudah dikenali dan dapat langsung memberi tahu pembeli tentang jenis produk apa yang mereka lihat.

Dr Jeffery Bray, seorang ahli perilaku konsumen di University of Bournemouth, mengatakan bahwa barang-barang murah biasanya diposisikan tepat di bawah barang-barang bermerek. Ini membuat barang-barang tersebut mudah dikenali, namun penempatan yang lebih rendah dan murah akan mendorong pembeli untuk beralih ke produk serupa. Biasanya produk-produk premium ada di rak teratas.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini