Junk Food Jadi Asupan Makanan Napi di Australia, Salah Satunya Mi Instan Indonesia!

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 28 Agustus 2018 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 28 298 1942672 junk-food-jadi-asupan-makanan-napi-di-australia-salah-satunya-mi-instan-indonesia-05gKdfXllj.jpg Mi (Zeenews)

SELAIN alamnya yang begitu indah mempesona, salah satu kebanggaan Indonesia adalah dari segi kulinernya. Di mana begitu banyak makanan khas Indonesia yang sudah terkenal kelezatannya, sebut saja seperti sajian rendang yang bahkan dinobatkan oleh portal berita terkenal dunia, CNN sebagai makanan paling lezat di dunia.

Namun tak hanya sajian makanan tradisional khas Indonesia, kudapan ringan Indonesia seperti mi instan buatan asli Indonesia juga sudah mendunia. Jika berjalan-jalan ke luar negeri, masyarakat asli Indonesia biasanya tak begitu kesulitan untuk menemukan mi instan merek asli Indonesia yang sudah begitu terkenal, Indomie contohnya.

 Baca juga: Permintaan Uang Rp22 Juta/Tamu Ditolak, Wanita Ini Batalkan Pernikahannya

Well, begitu juga di Australia. Bahkan di salah satu daerah di Australia, Victoria baru saja dilaporkan mi instan Indomie, asal Indonesia masuk menjadi salah satu asupan makanan utama untuk para narapidana yang bermukim di penjara di area tersebut.

 Mie Instan

Seperti dilapor 9news, Selasa (28/8/2018) bahkan untuk memastikan suplai mi instan Indomie tersebut, terungkaplah bahwa Departemen Kehakiman telah membayar lebih dari USD500.000 atau kurang lebih Rp7,3 miliar untuk pasokan dua tahun mi instan Indomie lalu baru dana sekitar USD975.000 atau sekira Rp14,2 miliar dikeluarkan untuk pembayaran kontrak penganan masal selama dua tahun, di mana seluruh dana ini didapat sebagai pendapatan dari pajak yang dibayarkan oleh para masyarakat di Victoria.

 Baca juga: Penyakit Misterius, Bisa Bikin Tulang Anda Menghilang!

Jika dilihat dari potret foto yang diunggah oleh 9news, mi instan Indomie yang menjadi salah satu asupan makanan untuk para tahanan sel tersebut dihadirkan dengan pilihan variasi rasa. Mulai dari yang varian rasa mi goreng original, mi goreng rasa pedas, sampai mi goreng rasa satai ayam.

Terkait pengeluaran dana yang besar, yang digunakan salah satunya hanya untuk membeli mi instan buatan lokal Indonesia, di mana ini artinya pemerintah Australia membeli secara impor. Akhirnya menuai kritikan bahwa pemerintah dirasa terlalu menghambur-hamburkan uang.

 Baca juga: 5 Penyakit Menular di Papua Barat yang Jadi Sorotan Pemerintah, Hati-Hati Guys!

Mie

Dinilai telah menghambur-hamburkan uang pajak, pihak penjara sendiri menuturkan bahwa sebetulnya pihak sel juga berupaya untuk mengurangi pengeluaran dengan menjual aneka camilan kepada para tahanan. Selain itu, disebutkan juga sebetulnya 'pengeluaran manis' adalah insentif penting bagi para narapidana.

"Suguhan dijual kepada narapidana yang mendapatkan upah token dengan melakukan pekerjaan penjara. Ini adalah bagian penting untuk memastikan orang ingin bekerja dan belajar cara menganggarkan dana dengan benar dan itu adalah bagian dari mekanisme pengelolaan penjara," ujar Brett Collins dari Prisoners Action Group.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini