nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masalah Seks Sebabkan Penduduk Teluk Bintuni Banyak yang Alami Gangguan Jiwa

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 28 Agustus 2018 22:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 28 481 1942746 masalah-seks-sebabkan-penduduk-teluk-bintuni-banyak-yang-alami-gangguan-jiwa-LsX883SEu8.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TAK disangka penduduk Teluk Bintuni di Papua Barat banyak yang menderita gangguan kejiwaan. Banyak faktornya yang seharusnya bisa diatasi.

Direktur RSUD Teluk Bintuni Dr Eka W Suradji, PhD mengatakan, jumlah pasien jiwa di Teluk Bintuni belakangan ini bertambah. Banyak faktor pemicunya yang dihadapi oleh masyarakat.

"Di sini untuk mendapatkan hiburan sangat minim. Tidak ada pusat hiburan seperti mal untuk menyalurkan stresnya," ungkap Dr Eka di RSUD Teluk Bintuni, Papua Barat, Selasa (28/8/2018).

Selain minimnya hiburan, pasangan suami-istri sulit memuaskan birahi seksnya. Mereka mengalami hambatan besar, apalagi bagi laki-laki.

Ada pula pemicu lain seperti putus cinta, gagal menikah, gagal menjadi polisi atau tentara dan hal biasa lainnya yang ternyata banyak dialami penduduk Teluk Bintuni.

Dr Eka menyebutkan, banyak penderita gangguan kejiwaan yang sebelumnya karena depresi. Hal ini sangat disayangkan karena bisa mengganggu kualitas hidup penderitanya.

"Upaya tentu kami lakukan untuk menurunkan prevalensi. Kita melatih tenaga khusus untuk konseling pasien-pasien depresi," tambah dia.

Masyarakat juga diedukasi agar mengenal gejala depresi kerap diabaikan. Ketika tahu depresi, pasien dianggap gila malah langsung dicampakkan oleh keluarga.

"Kita benar-benar tangani pasien kejiwaan, kalau kesulitan akan kami rujuk ke Jayapura. Pasien tak perlu khawatir dengan biaya karena gratis," pungkasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini