nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ngiler Bisa Jadi Gangguan Kesehatan Serius, Hindari 5 Penyebabnya

Firda Janati, Jurnalis · Rabu 29 Agustus 2018 10:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 29 481 1942911 ngiler-bisa-jadi-gangguan-kesehatan-serius-hindari-5-penyebabnya-uIOm3YHnnk.jpg Ngiler bisa jadi gangguan kesehatan yang serius (Foto:Boldsky)

Ngiler adalah salah satu masalah pada saat tidur. Kebiasaan tersebut dinilai jorok dan memalukan. Kondisi ini terjadi disaat produksi air liur yang berlebihan. Meskipun dianggap biasa, ternyata ngiler bisa menjadi masalah medis. Istilah medisnya adalah sialorrhea atau hypersalivation. Yaitu Ketika kelenjar saliva memproduksi air liur yang berlebihan, didefinisikan juga sebagai hipersalivasi.

Kondisi ini dapat bersifat sementara atau bahkan mengarah pada kondisi kesehatan kronis seperti masalah pada neurologis atau gangguan tidur. Ada beberapa alasan kenapa seseorang selalu mengeluarkan air liur saat tidur. Seperti infeksi di mulut, menderita stroke, multiple sclerosis atau cerebral palsy.

Dilansir Okezone dari Boldsky, Rabu (29/8/2018) berikut penyebab lain dari kebiasan ngiler.

 Ini Lho 4 Cara Agar Kebiasaan Ngiler Tak Datang Lagi

Sinus Yang Tersumbat

Biasanya penderita pilek, infeksi sinus, atau hidung tersumbat dapat menyebabkan Anda ngiler saat tidur. Hidung yang tersumbat membuat Anda bernapas dari mulut yang menyebabkan kondisi air liur yang berlebihan.

 

Posisi Tidur

 

Posisi tidur dapat menyebabkan Anda memiliki kebiasaan ngiler. Jika Anda tidur menyamping atau tengkurap, Anda biasanya membuka mulut. Alasan itulah yang menyebabkan kebiasaan ngiler. Oleh karena itu, posisi tidur seperti ini harus Anda hindari.

Efek Samping Obat

Mengkonsumsi obat anti-psikotik seperti clozapine dapat menyebabkan air liur berlebih. Berbagai macam obat antibiotik dapat memiliki efek samping yang dapat memicu air liur yang berlebih. Gastroesophageal reflux disease atau bisa disebut sebagai penyakit asam lambung, yaitu suatu kondisi di mana asam pencernaan cenderung kembali ke esofagus, yang menyebabkan kerusakan pada lapisan esofagus. Anda merasa seperti ada benjolan ditenggorokan, merasa sakit saat menelan dan itu mengakibatkan Anda banyak meneteskan air liur.

Sleep Apnea

Sleep apnea merupakan pada gangguan tidur, dimana Anda merasa kesulitan dan bahkan mengalami napas yang tidak tenang saat tidur. Kondisi ini dapat menghasilkan air liur yang berlebih dan inilah yang menyebabkan Anda memiliki kebiasaan ngiler.

Disfagia Atau Gangguan Menelan

Mengeluarkan air liur bisa menjadi gejala yang mengarah pada gangguan disfagia, yaitu gangguan dimana Anda merasa kesulitan dan sakit saat menelan. Gangguan melelan ini dapat menyebabkan kebiasaan ngiler pada saat tidur. Bahkan dapat berpotensi terkena penyakit seperti Parkinson, multiple sclerosis dan berbagai jenis kanker.

Nah. Bagi yang ingin menghilangkan kebiasaan ngiler, Anda bisa lakukan 5 cara berikut:

 Pangeran William Punya Bekas Luka Harry Potter di Dahinya, Kok Bisa?

1. Minum Air Putih Dan Irisan Lemon

Air liur memainkan peran penting dalam melindungi tubuh Anda dari berbagai infeksi. Tetapi ketika air Anda berlebihan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan mengarah ke berbagai masalah kesehatan lainnya. Anda bisa perbanyak minum lebih air dan menggigit irisan lemon. Irisan lemon dapat membuat mengurangi produksi air liur.

 

2. Tidur Dengan Nyenyak

Cobalah untuk tidur telentang. Tidur terlentang akan membantu dalam memecahkan masalah kebiasaan ngiler. Jika Anda merasa merasa kurang nyaman saat tidur telentang. Anda harus segera berkonsultasi ke dokter karena kebiasaan tersebut bisa menjadi gejala masalah kesehatan pada kesehatan.

3. Hirup Obat Herbal

Hidung yang tersumbat dan sinus dapat memicu Anda untuk kesulitan bernafas saat tidur. Oleskan atau hirup obat herbal untuk memperlancar jalan napas Anda melalui hidung. Cara tersebut akan mengurangi kebiasaan ngiler Anda.

4. Obat Neurologis

Dokter akan meresepkan obat-obatan seperti hyoscine dan glycopyrrolate kepada mereka yang didiagnosis menderita neurologis. Obat-obatan ini menghalangi impuls saraf sebelum mereka mencapai kelenjar ludah, sehingga akan menghentikan Anda dari kebiasaan ngiler. Namun, obat ini memiliki berbagai efek samping seperti mengantuk, pusing, mata gatal, mulut kering, peningkatan denyut jantung, dll.

 

5. Suntik Botox

Beberapa orang memilih suntikan Botox untuk menghilangkan kebiasaan ini. Beberapa perawatan lain yang dapat menghentikan Anda dari kebiasaan ngiler adalah terapi wicara. Terapi wicara mungkin membantu beberapa orang untuk berhenti dengan kebiasaan ini. Tujuan utama terapi ini adalah membantu seseorang agar dapat menelan dengan benar dan pada akhirnya akan mengurangi masalah ngiler.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini