nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Desa Patoameme di Boalemo Dicanangkan Menteri PPPA sebagai Kampung Layak Anak

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 30 Agustus 2018 13:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 30 196 1943571 desa-patoameme-di-boalemo-dicanangkan-menteri-pppa-sebagai-kampung-layak-anak-NqiGuj5F9I.jpg Menteri Yohana Yambise canangkan desa layak anak di Gorontalo (Foto:Dimas)

SETELAH menyaksikan secara langsung deklarasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) se Provinsi Gorontalo, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kabupaten Boalemo, Rabu, 29 Agustus 2018. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Yohana yang didampingi Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny Rosalin, mencanangkan Desa Patoameme sebagai Kampung Layak Anak (KLA).

Ia mengapresiasi komitmen pemerintah kabupaten Boalemo yang telah melakukan berbagai upaya untuk mewujudkan KLA. Namun, Menteri Yohana juga mengimbau agar seluruh pemimpin daerah terus melindungi dan memperjuangkan hak-hak anak.

"Perhatikan hak-hak mereka, misalnya akta kelahiran, informasi layak anak, akses pendidikan, lingkungan keluarga yang kondusif, tidak melakukan kekerasan pada anak, berilah contoh yang baik kepada anak-anak," pesan Menteri Yohana.

 Gara-Gara Ganti Baju di Lapangan, Pemain Tenis Cantik Ini Dikenai Denda

Seperti diketahui, hingga saat ini KLA telah dilakukan oleh 389 kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Penghargaan KLA 2017 diberikan bagi 126 kabupaten/kota, dan pada 2018 diberikan bagi 177 kabupaten/kota (meningkat 51 kabupaten/kota). Salah satunya adalah Kabupaten Gorontalo yang memperoleh kategori madya pada 2017 dan 2018.

“KLA akan berhasil jika semua pemangku kepentingan saling mendukung. Mari berikan yang terbaik bagi 87 juta anak Indonesia!”, timpalnya.

 Potret Kecantikan Sabina Altynbekova, Atlet Voli Putri Kazakhstan yang Memesona

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Boalemo Ahsan Yusuf menjelaskan secara gamblang strategi yang telah dilakukan pihaknya untuk mensukseskan program KLA. Sebelum program tersebut dicanangkan, Kabupaten Boalemo ternyata telah meresmikan 10 desa stunting dan kampung KB, serta melaksanakan program pembinaan desa hasil kerjasama DPPKBP3A, tim penggerak PKK, dan Dikpora Kabupaten Boalemo,.

"Kami telah membentuk 87 kelompok bina keluarga balita, 83 kelompok bina keluarga remaja, 86 kelompok bona keluarga lansia, dan 29 kelompok pusat konseling remaja," ujar Ahsan.

Ahsan menambahkan, tujuan dari program tersebut untuk mempersiapkan anak sebagai generasi berkualitas. Dalam proses tumbuh kembang anak, ada beberapa kebutuhan yang harus di penuhi agar dapat tumbuh kembang secara optimal. Bukan hanya kebutuhan fisik, namun juga sosial, psikologis, serta lingkungan yang mendukung.

"Semuanya adalah anak-anak kita yang dalam waktu dekat akan menggantikan kita semua. Jadi harus kita jaga dan bina karena mereka lah yang akan berperan dalam kehidupan dan pembangunan NKRI," tukas Ahsan Yusuf.

(ndr)

Berita Terkait

Kota Layak Anak

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini