Asyiknya Mencicipi Satai Tuna Ditemani Deburan Ombak dan Langit Senja di Gorontalo

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 30 Agustus 2018 10:17 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 30 298 1943448 asyiknya-mencicipi-satai-tuna-ditemani-deburan-ombak-dan-langit-senja-di-gorontalo-uAcLlnRT3Y.jpg Ilustrasi Sate. (Foto: Gogirl)

Menurut Wanti Halada, selaku pemilik Rumah Makan RATU, menu satai tuna ini pada awalnya tidak dijual untuk umum. Ide itu muncul ketika seorang wartawan kebingungan mencari makanan saat sedang meliput.

"Dulu ibu saya cuman jual nasi kuning. Terus wartawan itu datang dan melihat keluarga kami sedang makan satai tuna. Kami tawari saja. Ternyata dia suka, akhirnya diberitakan, dan mulai banyak pengunjung yamg berdatangan," jelas Wanti.

Semenjak kejadian itu, rumah makan Ratu berhasil meraih omzet bersih sekitar Rp10 juta per hari. Angka tersebut bisa meningkat dua kali lipat di musim liburan. "Hari biasa kaya Sabtu dan Minggu itu bisa sepuluh jutaan lebih. Kalau musim liburan itu bisa berlipat-lipat, karena banyak wisatawan asing juga yang datang," ungkap Wanti.

"Tapi dari sekian banyak orang yang datang, grup band Slank yang rutin mampir ke sini kalau lagi manggung di Gorontalo. Kalau kemarin, pas Ibu Susi (Menteri Perikanan) datang, kami yang mengantar makanan ke hotelnya," tukasnya.

Bagaimana Okezoners? Tertarik untuk mencobanya. Tidak perlu khawatir, harganya cukup terjangkau. Untuk olahan satai tuna Anda hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp4 ribu per tusuk. Tak mahal bukan?

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini