Sederet Teknologi Kesehatan untuk Percepat Pengobatan Kram Otot

Koran SINDO, Jurnalis · Kamis 30 Agustus 2018 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 30 481 1943590 sederet-teknologi-kesehatan-untuk-percepat-pengobatan-kram-otot-1RU3z3JjdY.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

KEJADIAN kram otot kronis merupakan hal yang sering terjadi pada atlet. Pebulutangkis Indonesia Anthony Sinisuka Ginting juga mengalami hal ini pada pertandingan tunggal putra bulu tangkis Asian Games 2018.

Mendadak kram otot di kaki atau paha memang berisiko terjadi pada setiap olahragawan. Beberapa teknologi kesehatan sangat dibutuhkan untuk membantu para atlet pulih dari cedera.

Di antaranya, targeted radiofrequency therapy (TRT), yakni gelombang radiofrekuensi yang memiliki 2 efek biologis. Efek termalnya dapat digunakan untuk otot yang mengalami ketegangan, regenerasi ataupun kerobekan.

Baca Juga: Gara-Gara Ganti Baju di Lapangan, Pemain Tenis Cantik Ini Dikenai Denda

“TRT sangat cocok digunakan pada atlet yang mengalami masalah pada otot ataupun tendon,” kata Dirut Bold Technologies Leading (BTL) Indonesia Yosua Agus Widodo.

Alat kesehatan lainnya, Super Inductive System (SIS), bisa digunakan sebagai analgesik untuk gangguan kronik maupun akut. Kemudian ada High Intensity Laser (HIL), yakni teknologi canggih yang digunakan untuk mengatasi kasus peradangan akut, misalnya prain angkle atau dikenal juga dengan pergelangan kaki terkilir/ keseleo.

Baca Juga: 5 Level Selingkuh dan Cara Menanganinya, Sejauh Mana Anda Pernah Melakukannya?

Terakhir, Shockwave Therapy (SWT). Terapi ini memberikan efek sangat cepat, yaitu penurunan nyeri serta relaksasi pada otot. Teknologi kesehatan tersebut disiagakan untuk melayani semua atlet dari berbagai negara selama Asian Games 2018 berlangsung sejak 18 Agustus sampai 2 September 208 di Jakarta dan Palembang.

“Alat ini juga tersedia di beberapa venue olahraga khusus untuk memberikan pelayanan kepada atlet Indonesia. Alat yang sama akan digunakan untuk perhelatan Asian Para limpic Games 2018 pada bulan Oktober mendatang,” sebut Yosua.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini