nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gorontalo Punya Puskesmas Ramah Anak, Seperti Ini Wujudnya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 31 Agustus 2018 05:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 30 481 1943779 gorontalo-punya-puskesmas-ramah-anak-seperti-ini-wujudnya-RNvsTCx9vB.jpg Puskesmas layak anak di Gorontalo (Foto:Dimas/Okezone)

 

UNTUK mendapatkan predikat Kabupaten/Kota Layak Anak, setiap daerah di Indonesia harus memiliki fasilitas memadai yang telah disesuaikan dengan kebutuhan sang anak. Salah satunya adalah pembentukkan Puskesmas Ramah Anak (PRA).

PRA sendiri merupakan program yang dibesut Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak di seluruh Indonesia.

Saat melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Gorontalo, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, sempat mengunjungi Puskesmas Kota Utara yang merupakan percontohan Puskesmas Ramah Anak di provinsi tersebut.

 

Dijelaskan oleh Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak, Lenny Rosalin, sebuah Puskesmas baru bisa dikatakan "Ramah Anak" jika telah memenuhi 6 komponen yang ditetapkan oleh Kemen PPPA.

Pertama, sumber daya manusianya harus terlatih dan memahami tentang hak-hak anak. Kedua, sarana prasarana dan lingkungannya harus memadai serta kondusif.

Ketiga, pelayanannya harus maksimal termasuk menyediakan pelayanan konseling, pelayanan untuk anak itu sendiri, hingga pelayanan gigi. Keempat, manajemen atau pengelolaannya harus terkoordinir dengan baik.

Kelima, partisipasi anak juga harus diperhatikan. Terakhir, puskesmas harus melakukan penjangkauan kesehatan serta memberdayakan masyarakat sekitar.

(Baca Juga: Gara-Gara Ganti Baju di Lapangan, Pemain Tenis Cantik Ini Dikenai Denda)

(Baca Juga: Potret Kecantikan Sabina Altynbekova, Atlet Voli Putri Kazakhstan yang Memesona)

(Baca Juga: Deretan Atlet yang Punya Paras Cantik, Pasti Bikin Kamu Gagal Fokus!)

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kemen PPPA, saat ini Indonesia sudah nemiliki 837 PRA yang tersebar di 28 provinsi.

"Jumlahnya akan terus bertambah, karena program ini juga dibantu Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri, terutama dalam hal peningkatan SDM," tutur Lenny saat ditemui Okezone di Puskesmas Kota Utara, Gorontalo, Kamis (30/8/2018).

Menurut dr. Yeni Utiarahman, salah satu dokter yang bertugas di Puskesmas Kota Utara, dengan adanya Puskesmas Ramah Anak ini, beban para orang tua diharapkan dapat berkurang karena mereka dapat menggunakan BPJS.

 

"Kalau pakai BPJS tentu jadi lebih ringan. Fasilitas yang kami miliki pun tidak kalah dengan rumah sakit umum maupun swasta. Kami punya ruang tunggu terpisah, ada ruang ASI," kata dr. Yeni Utiarahman.

Lebih lanjut Yeni menjelaskan, selain masalah SDM, ia berharap agar pemerintah mulai menyadari bahwa lahan yang digunakan untuk membangun PRA itu tidak cukup luas.

"Sebetulnya yang susah disini adalah ruangannya. Alat-alat bisa kita biayai sendiri. Tapi ruangan di hampir semua puskesmas di Gorontalo itu terlalu sempit. Bahkan, ruang poliumum di puskemas kami harus berbagi dengan UGD. Idealnya pasien itu punya privasi," tukas Yeni.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini