nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kabar Gembira, Peneliti Temukan Antibodi Vaksin untuk Cegah Jerawat

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 31 Agustus 2018 20:46 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 31 194 1944379 kabar-gembira-peneliti-temukan-antibodi-vaksin-untuk-cegah-jerawat-FH1xgEMreA.jpg Ilustrasi (Foto: Thesun)

JERAWAT adalah masalah besar bagi sejumlah orang. Terutama bila jumlahnya cukup banyak dan meninggalkan bekas yang memengaruhi penampilan. Oleh karenanya, tak sedikit yang mencoba berbagai pengobatan untuk mengatasi masalah jerawat.

Beruntung sekarang ada harapan bagi penderita jerawat. Ilmuwan yang bekerja untuk menciptakan vaksin telah berusaha membuat ramuan yang bisa menghalau bintik merah tersebut. Vaksin menargetkan bakteri pada kulit yang menyebabkan jerawat terbentuk.

Para ahli dari University of California mencoba membuat terobosan setelah menemukan antibody terhadap racun yang dikeluarkan oleh bakteri penyebab jerawat. Antibodi itu bernama acne vulgaris dan dapat mengurangi peradangan bintik-bintik merah. Dengan kata lain, vaksin dapat memblokir bakteri yang menyebabkan jerawat.

Penulis utama Eric Huang dari departemen dermatologi mengatakan, "Setelah divalidasi oleh uji klinis skala besar, dampak potensial dari temuan kami sangat besar bagi ratusan juta orang yang menderita acne vulgaris.”

"Pilihan pengobatan saat ini sering tidak efektif atau hanya dapat ditoleransi oleh 85% penderita jerawat. Padahal banyak orang yang menderita kondisi inflamasi kulit multi-faktorial ini. Maka dari itu, diperlukan terapi baru, yang aman dan efisien,” tambah Eric seperti yang dikutip Okezone dari The Sun, Jumat (31/8/2018).

jerawat

Hingga saat ini, kasus jerawat di usia dewasa semakin meningkat. Salah satu penyebabnya adalah kondisi kulit yang memicu terjadinya jerawat. Belum lagi persebaran jerawat itu bisa meluas hingga ke leher, punggung, dada, dan dalam kasus-kasus ekstrim tertentu dapat ada di seluruh tubuh. Tentu kondisi ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang menyakitkan.

Perawatan jerawat yang ada saat ini dapat menyebabkan efek samping tidak menyenangkan seperti kulit kering, kemerahan, iritasi, depresi, pikiran untuk bunuh diri, dan bahkan peningkatan risiko cacat lahir pada bayi bila ibu hamil memiliki jerawat. Sedangkan vaksin dianggap lebih aman karena merupakan perawatan pertama yang menargetkan bakteri yang sudah ada di kulit. Hal ini dapat mencegah jerawat bahkan sebelum terbentuk.

Akan tetapi, masih perlu dilakukan pengujian lebih lanjut untuk temuan ini. Sebab Eric dan timnya baru menguji antibodi pada tikus dan sel kulit manusia untuk menemukan cara mengurangi peradangan jerawat. Pengujian belum dilakukan pada manusia.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini