nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Payah, Ternyata Perilaku Masturbasi di Pesawat Masih Sering Diabaikan oleh Pihak Maskapai

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Jum'at 31 Agustus 2018 14:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 31 481 1944147 payah-ternyata-perilaku-masturbasi-di-pesawat-masih-sering-diabaikan-oleh-pihak-maskapai-PxBVCtXShe.png Ilustrasi mastrubasi di pesawat (Foto: Someecards)

MELAKUKAN masturbasi di dalam penerbangan adalah tindakan yang tidak pantas dan dianggap sebagai perilaku kriminal. Namun hal ini jarang dilaporkan, bahkan maskapai sering dituduh salah menangani keluhan tersebut.

 (Baca Juga: Tentara Wanita dari Rusia Ini Sangat Cantik, Ternyata Dia Adalah)

Salah satu perilaku masturbasi yang disadari penumpang lain adalah pada penerbangan United dari Orange COunty ke Chicago pada 11 Agustus lalu. Seorang penumpang bernama Mikaela Dixon menyadari orang di sebelahnya sedang masturbasi.

Mikaela mengatakan dirinya melihat seorang pria berusia sekira 50-an mengenakan tank top oranye dan celana pendek biru menggosok-gosok kemaluannya sendiri melalui sakunya. Kemudian pria tersebut mengeluarkan suara dan terengah-engah.

Mikaela yang saat itu bepergian bersama sang pacar, Jared Ijams, membangunkan kekasihnya yang sedang tidur untuk memastikan bahwa pria di sebelahnya bermasturbasi. Jared pun membenarkan apa yang dipikirkan Mikaela.

 

"Saya shock dan terdiam di kursi selama berjam-jam. Saya baru saja mengalami serangan panik terburuk dalam hidup saya," ujarnya menulis di Twitter dikutip dari Buzzfeed, Jumat (31/8/2018).

Ia kemudian menuliskan bahwa hal tersebut menimbulkan trauma. "Ada anak-anak tepat di seberang lorong yang bisa melihat penyimpangan itu," lanjutnya.

Dia kemudian mengeluh kepada pramugari karena merasa tidak nyaman dengan apa yang dilihatnya. Kemudian pria paruh baya yang dilaporkan dipindahkan ke baris lain oleh petugas penerbangan. Ia juga diberi tahu bahwa petugas penegak hukum telah dihubungi untuk menemui pria itu ketika pesawat mendarat.

Namun hal tersebut tidak benar, karena kenyataannya pria yang bermasturbasi itu dikawal oleh petugas United sendiri dan kemudian dibebaskan begitu saja. Malah, maskapai tersebut memberi uang 75 dolar AS (setara dengan Rp1,1 juta) untuk mengatasi kasus tersebut.

Presiden Asosiasi Petugas Penerbangan, Sara Nelson mengatakan kepada Buzzfeed bahwa masturbasi sering dilakukan oleh pria di dalam pesawat. Biasanya, hal tersebut dilakukan secara diam-diam di bawah selimut pada penerbangan malam ketika lampu redup.

Mikaela Dixon sendiri disebut sebagai salah satu dari beberapa wanita yang menuduh maskapai gagal melindungi mereka dari perilaku masturbasi pria selama 10 tahun terakhir. Biro Investigasi Federal AS (FBI) menerima laporan 38 kasus kekerasan seksual di dalam pesawat pada 2014 dan meningkat menjadi 63 kasus pada 2017.

 (Baca Juga: Fakta Mengejutkan Tentang 12 Zodiak)

FBI kemudian menunjukkan bahwa pelanggar seks di dalam pesawat mengambil keuntungan karena beberapa korban tidak melaporkan insiden tersebut, baik karena malu atau tidak ingin menimbulkan keributan.

FBI pun mendesak para penumpang untuk melaporkan kepada awak pesawat segera apabila mendapat serangan seksual selama penerbangan dan mencatat identitas pelaku.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini