Ingin Sukses Kurangi Berat Badan? Kuncinya Tinggalkan Media Sosial

Tiara Putri, Jurnalis · Sabtu 01 September 2018 17:37 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 01 481 1944616 ingin-sukses-kurangi-berat-badan-kuncinya-tinggalkan-media-sosial-g67EGAJkGg.jpg Tinggalkan media sosial untuk turunkan berat badan (Foto:Ist)

PENGGUNAAN media sosial di kalangan masyarakat kini telah menjadi hal yang lumrah. Namun sayangnya, meskipun memiliki dampak positif, media sosial lebih membuat seseorang mendapatkan tekanan yang buruk. Penelitian telah mengaitkan penggunaan platform seperti Facebook, Instagram dan Twitter untuk harga diri rendah, insomnia, obesitas dan gangguan memori.

Hal inilah yang membuat beberapa orang mengadakan kampanye sosial agar masyarakat bisa menghindari media sosial paling tidak 30 hari. Cara ini dipercaya ampuh untuk membuat seseorang terlepas dari pengaruh buruk media sosial. Tapi ternyata, menurut penulis buku Tanya Goodin, hanya dengan beberapa jam melepaskan diri dari media sosial dapat memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan untuk kesejahteraan.

Melansir Independent, Sabtu (1/9/2018), inilah 7 manfaat tak terduga dari kehidupan bebas media sosial :

1. Meningkatkan tingkat kebugaran

Berdasarkan data, sejumlah orang menghabiskan waktu lebih banyak untuk melihat media sosial dibanding waktu tidur. Hal ini berarti orang rata-rata melihat media sosial lebih dari 8 jam. Padahal, bila waktu itu diisi dengan kegiatan lain seperti berolahraga tentu akan lebih bermanfaat. Tubuh menjadi lebih bugar apabila teratur berlatih dan tidak memfokuskan diri pada media sosial. Terlebih kesehatan mental lebih baik sering dihubungkan dengan rutinitas berolahraga.

 

2. Merasa lebih bahagia dan rileks

Sebuah penelitian dari Denmark pada 2015 menemukan hanya seminggu tanpa Facebook menyebabkan tingkat kebahagiaan peserta menjadi lebih tinggi. Jika Anda adalah pengguna berat media sosial, menyerah memang dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam jangka pendek seperti gejala kecemasan, depresi, dan kebosanan. Hal itu lantaran pikiran menyesuaikan perubahan. Namun bila sudah terbiasa perubahan ini dalam jangka panjang, dapat membuat Anda merasa jauh lebih bahagia dan santai.

 

3. Kepercayaan diri meningkat

Pada 2017, sebuah penelitian menyatakan Instagram memiliki efek paling buruk pada kesehatan mental anak muda dibandingkan dengan platform media sosial lainnya. Alasannya karena platform berbagi foto dan video itu paling merusak pemikiran tentang citra tubuh sehingga menyebabkan banyak pengguna untuk membandingkan dirinya dengan pandangan terhadap orang lain. Kebanyakan pengguna merasa orang lain lebih beruntung dan dia merasa tidak ada apa-apanya. Sudah pasti ketika berusaha melepaskan diri dari platform tersebut seseorang bisa merasa lebih percaya diri karena tidak perlu membandingkan dirinya dengan orang lain.

4. Mendapatkan tidur lebih baik

Menjelajah media sosial sebelum tidur dapat mencegah seseorang tidur nyenyak. Cahaya biru yang dipancarkan dari layar ponsel dapat mengganggu produksi melatonin di dalam tubuh yaitu hormon yang membantu seseorang tidur. Menjauhi ponsel sebelum tidur dapat membuat seseorang lebih mudah tertidur.

 

5. Hubungan dengan orang lain bisa membaik

Tak sedikit pengguna media sosial yany mencoba terhubung dengan banyak orang sekaligus. Namun mereka kekurangan hubungan yang berkualitas dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, menghabiskan lebih sedikit waktu di platform dapat mendorong seseorang untuk memiliki lebih banyak waktu dalam mengembangkan koneksi dengan orang lain.

7. Mengurangi porsi makan


Sebuah penelitian dari Amerika Serikat di awal tahun ini menemukan 1 dari 3 orang tidak dapat makan tanpa smartphone di dekatnya. Hal ini dapat membuat seseorang secara tidak sadar mengonsumsi lebih banyak kalori yang bisa berdampak pada obesitas atau kegemukan. Sebaliknya, makan tanpa ponsel dapat membuat seseorang bisa mengontrol porsi makannya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini