nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Biasa, Rumah Mode Balmain Gunakan Model Virtual Berbentuk Boneka 3D

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 03 September 2018 14:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 03 194 1945250 tak-biasa-rumah-mode-balmain-gunakan-model-virtual-berbentuk-boneka-3d-XEwBqNgsvF.jpg Tiga model virtual yang digunakan rumah mode Balmain (Foto: balmain/Instagram)

KEMAJUAN teknologi semakin canggih setiap harinya. Di satu sisi, kecanggihan teknologi memang sangat membantu aktivitas manusia pada umumnya. Namun di sisi lain, kemajuan teknologi juga memunculkan kekhawatiran di masa mendatang dengan menggantikan peran manusia.

Salah satu contohnya bisa dilihat dari yang baru saja diperlihatkan oleh rumah mode mewah asal Prancis, Balmain. Umumnya, sebuah lini atau rumah mode dalam merilis set koleksi rancangan terbaru akan menggunakan supermodel untuk merepresentasikan berbagai outfit dalam koleksi rancangan tersebut.

Namun diketahui, alih-alih menggunakan para model terkenal seperti biasanya, Balmain disebutkan malah menggunakan "model virtual", yakni tiga boneka model yang secara tampilan visual tidak ubahnya seperti para supermodel kenamaan. Tiga model virtual yang mengenakan koleksi rancangan sang direktur kreatif Olivier Rousteing ini dibuat dengan menggunakan teknik teknologi 3D yang canggih, bunyi laporan Metro, Senin (3/9/2018).

 

Salah satu boneka model virtual yang dipakai oleh Balmain adalah, Shudu-model berkulit hitam yang sudah cukup terkenal di linimasa media sosial Instagram, dengan jumlah pengikut sekira 141 ribu pengikut. Di situs resmi Balmain sendiri disebutkan, bahwa untuk menjadi pasukan "Balmain" siapapun bisa ikut serta.

 (Baca Juga:5 Penampilan Sederhana Namun Menawan Rikako Ikee, Atlet Terbaik Asian Games 2018)

"Siapa pun dan semua orang selalu dapat bergabung dengan pasukan Balmain yang semakin berkembang, mereka hanya perlu berbagi semangat petualangan kami yang berani sebagai ikon virtual baru kami, Margot, Shudu, dan Zhi yang mencerminkan keindahan, gaya rock, dan kekuatan percaya diri," tulis Balmain dalam situs resminya.

 

Untuk pakaian yang dikenakan oleh ketiga model boneka tersebut dirancang dengan juga menggunakan teknologi canggih oleh CLO Virtual Fashion yakni sebuah perusahaan perangkat lunak yang menciptakan pakaian 3D yang hiperrealistik. Untuk membuat tampilan, tim desainer 3D menguji kain setiap pakaian untuk pola berat, tirai, fleksibilitas dan jahitan, barulah kemudian memasukkan data ini ke dalam program dan menggunakan avatar boneka, lalu menyesuaikan setiap pakaian dengan ukuran para model virtual.

 (Baca Juga:Lucu! Atlet Iraq Ini Mahir Bahasa Indonesia dan Nyanyi Indonesia Raya)

Sementara itu, semua model dikatakan lebih lanjut diciptakan oleh fotografer Cameron-James Wilson. Membuat model virtual, Cameron kala itu sempat menyinggung berbicara tentang kreasi revolusionernya tersebut, Shudu yang dibuat dengan tampilan model berkulit hitam dan tinggi serta mencolok, yang terinspirasi oleh boneka Barbie bernama Princess of South Africa.

 

"Saya sedang belajar cara membuat citra 3D untuk novel dan animasi grafis, dan saya memiliki kesempatan untuk membuat model yang saya inginkan," ujar Cameron pada Metro kala itu.

Well, apakah kini model virtual berupa model berbentuk boneka 3D ini nantinya akan menggeser keberadaan model asli di industri modeling dan fesyen dunia? Ditambah kini selain Balmain, lini kosmetik Rihanna, Fenty Beauty juga menggunakan imej dari boneka virtual yang artinya, secara bisnis penggunaan animasi ini telah meningkat kepopularitasannya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini