nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini 5 Destinasi Wisata Budaya di Guangzhou China, Tempat Asian Games 2010 Sebelum ke Hangzhou

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 03 September 2018 14:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 03 406 1945213 ini-5-destinasi-wisata-budaya-di-guangzhou-china-tempat-asian-games-2010-sebelum-ke-hangzhou-taB8fPwfxM.JPG Guanzhou (Independent)

KESEMPATAN Indonesia jadi tuan rumah Asian Games ke 18 sudah berakhir. Torehan prestasi dan peran berbagai pihak di balik kesuksesan kompetisi olahraga terbesar se-Asia tersebut tentu akan selalu dikenang.

Meskipun sulit untuk melupakan gegap gempita dan kemeriahan penutupan Asian Games semalam dan taburan medali yang terbanyak dalam sejarah keikutsertaan Indonesia dalam ajang tersebut, nyatanya Asian Games yang rutin diadakan tiap empat tahun sekali itu akan pindah tempat penyelenggaraannya di Hangzhou, China.

Baca juga: Bisa Minta Traktir Leo yang sedang Berkantong Tebal, Yuk Lihat Ramalan Zodiak Pekan Ini

Namun, sebelum berpindah ke Hangzhou, kita bisa liat bagaimana China melaksanakan Asian Games sebelumnya di Guangzhou. Ternyata Guangzhou ini adalah kota metropolis yang juga kental dengan budaya dan sejarah, sehingga cocok jadi destinasi wisata.

Dilansir Okezone dari laman China, Senin (3/9/2018), berikut 5 destinasi di Guangzhou bisa jadi rekomendasi jalan-jalan sambil menunggu Asian Games ke 19.


 

1. Filial Piety Temple

Filial Piety Temple (Chinanews)

Filial Piety Temple adalah kuil Buddha tertua di Kota Guangzhou. Sejarah mencatat kuil telah dibangun lebih dari 1.700 tahun, bahkan lebih tua dari Kota Guangzhou sendiri. Menyambangi kuil ini, traveler akan melihat arsitektur dan peninggalan budaya yang dapat menambah wawasan tentang sejarah budaya Buddha dan arsitektur China hingga sejarah lokal Provinsi Guangdong.


 

2. Shamian Island

Shamian Island (China.vn)

Pulau Shamian adalah pulau pasir yang terletak di Distrik Liwan, Guangzhou. Atraksi yang ditawarkan di pulau ini para traveler dapat melihat berbagai bentuk bangunan bersejarah. Bangunan tersebut bergaya arsitektur Eropa. Dahulu, pada masa Song dan Dinasti Qing, Pulau Shamian berfungsi sebagai pelabuhan penting perdagangan luar negeri.

Baca juga: Lucu! Atlet Iraq Ini Mahir Bahasa Indonesia dan Nyanyi Indonesia Raya

 

3. Kuil leluhur Keluarga Chen

 Kuil leluhur Keluarga Chen (China.org.cn)

Struktur bangunan kuil selesai pada 1894 yang terdiri dari 19 bangunan dengan sembilan baiali dan enam halaman dihubungkan oleh koridor. Kuil ini salah satu contoh bangunan dengan gaya arsitektur tradisional China dan dilestarikan dengan baik. Kuil leluhur Keluarga Chen tercatat sebagai peninggalan budaya yang dilindungi oleh negara sejak 1988.


 

4. Taman Yuexiu

 Taman Yuexiu (china.org.cn)

Mencari taman terbesar di Guangzhou, maka jawabannya adalah Taman Yuexiu yang berada di ousat kota. Taman ini juga merupakan salah satu taman yang paling terkenal. Pemandangannya memadukan peninggalan budaya dan lanskap yang sempurna.

Baca juga: Ras Anjing Terkecil di Dunia yang Bisa Dipelihara Manusia, Imut-Imut Banget!

 

5. Museum Makam Raja Han Hanyue Barat

Museum Makam Raja Han Hanyue Barat (china.org.cn)

Museum Makam Raja Nanyue terkenal dengan arsitekturnya zaman Dinasti Han 206 SM-24 SM yang elegan dan memamerkan peninggalan sejarah berusia hampir 2.000 tahun. Kemudian, menjadi milik raja kedua, yaitu Nanyue Zhao Mo, makam ditemukan pada 1983 dan dibuka untuk umum pada 1988. Uniknya, museum tersembunyi di bawah tanah sekira 20 meter, terdiri dari 750 batu besar dengan mural berwarna-warni.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini