nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cantiknya Houtown, Desa Paling Hijau di Dunia

Annisa Aprilia, Jurnalis · Selasa 04 September 2018 06:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 03 406 1945550 cantiknya-houtown-desa-paling-hijau-di-dunia-bvKs5PBSOr.jpg Houtown. (Foto: Atlas Obscura)

ADA sebuah desa yang penampakannya berbeda daripada desa pada umumnya. Desa ini memang memiliki warna yang sama antara satu rumah dengan rumah lainnya, tapi tidak sengaja diberi warna cat yang sama oleh penduduknya.

Nama desa tersebut ialah Houtouwan, letaknya sekira 40 mil atau setara dengan 64,3 kilometer dari Shanghai. Seperti dilansir Okezone dari laman Atlas Obscura, Houtown adalah desa yang semula aktif dihuni oleh sekira 2.000 orang nelayan beserta keluarganya.

Hingga kemudian pada awal 1990an, ketika dataran teluk kecil semakin bertambah padat, penduduk pun harus berimigrasi. Sebagian besar nelayan dan keluarganya itu berimigrasi dari ke daratan lainnya untuk mencari pekerjaan lain dan kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga: Intip Tato Atlet Voli Kazakhstan Kristina Karapetyan yang Hampir Menutupi Seluruh Tubuhnya

Tidak hanya itu saja, alasan lainnya pun karena mereka ingin pola kehidupan yang lebih umum, yaitu di desa kecil lain di China. Secara perlahan saat hampir setiap rumah ditinggalkan dan hanya sedikit saja rumah yang ditempati hingga akhirnya pun dibiarkan kosong.

Masih dalam sumber yang sama, selama dua dekade terakhir, tanaman merambat mengambil alih, menutupi hampir semua bagian rumah dan dinding. Dedaunan tumbuh semakin lebat hingga ada beberapa rumah yang seperti terselimuti tanaman merambat itu.

Rumah-rumah yang kosong tidak berpenghuni dan beberapa berisi perabotan atau furnitur akhirnya membusuk, merapuh, hingga desa pun nampak seperti desa angker. Tanaman liar merambat mengambil alih ruang-ruang, hingga hampir seluruh kawasan berwarna hijau sejauh mata memandang.

Baca Juga: Kota Ini Izinkan Warganya Berhubungan Seks di Tempat Umum, Mau Pindah ke Sana?

Sekarang, menurut sumber, penduduk yang telah berimigrasi dulunya tinggal di Houtouwan telah menemukan cara lain untuk memanfaatkan keadaan desa yang mereka tinggalkan untuk mendatangkan keuntungan. Desa Houtouwan yang ditinggalkan karena terlalu padat itu kemudian jadi destinasi wisata yang unik karena berselimut tanaman merambat.

Mantan penduduk Houtouwan menunjukkan pada pengunjung lanskap yang subur serba hijau, mereka juga menjual air minum, yang jadi satu-satunya yang ditawarkan pada pelancong yang mengunjungi pulau itu. Pemandangan desa yang seluruhnya hijau ini menjadikannya objek yang menakjubkan dan surga bagi fotografer.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini