nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hindari Kebiasaan Peegasm Jika Tak Ingin Kena Risiko Penyakit Ini

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 03 September 2018 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 03 481 1945295 hindari-kebiasaan-peegasm-jika-tak-ingin-kena-risiko-penyakit-ini-yZPgM2od4N.jpg Ilustrasi (Foto: Bustle)

KEHADIRAN internet bagi kehidupan manusia tentu akan sangat membantu, namun setiap orang wajib berpikir cerdas untuk memilah mana tindakan yang baik dan mana yang salah. Baru-baru ini, berbagai tren aneh mulai beredar di internet.

Dalam kurun enam bulan saja, beberapa hal aneh dilakukan beberapa orang seperti menenggak deterjen pencuci pakaian, mengunyah kondom dan masih banyak lainnya hanya demi virak di media sosial.

Namun, tahukah Anda bahwa ada konsekuensi berbahaya dari tindakan yang dilakukan tersebut? Kesehatan sekaligus nyawa Anda bisa dipertaruhkan demi hal konyol itu. Selain dua hal konyol di atas, peegasm menjadi hal yang paling disoroti saat ini.

Meski demikian, masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui apa yang dimaksud dengan peegasm. Secara harfiah peegasm adalah perasaan orgasme yang dirasakan seseorang saat buang air kecil setelah menahannya begitu lama.

 (Baca Juga:Belum Bisa Move On, Intip Lagi 5 Pesona Kecantikan Para Atlet Kazakhstan di Asian Games 2018)

Seorang pria yang identitasnya dirahasiakan mengaku bahwa ia memiliki seorang kekasih yang kerap melakukan peegasm. Hal tersebut memang sengaja dilakukan agar sang kekasih mencapai orgasme menyenangkan hingga ke ujung kepala.

 

“Kekasih saya mengatakan bahwa ia harus menahan diri untuk buang air kecil untuk sementara waktu. Ketika ia buang air kecil, ia sering mengalami orgasme yang dirasakan mulai dari tulang belakangnya hingga ke ujung kepala. Jika ia melakukan reverse kegels sambil buang air kecil, maka hal ini kemungkinan besar bisa terjadi,” ucapnya, melansir dari VT, Senin (3/9/2018).

Banyak masyarakat masih bertanya tentang hubungan kedua aktivitas tersebut, untuk menjawab hal tersebut, seorang ginekolog bernama Charlotte Elder menjelaskan beberapa hubungan antara dorongan untuk buang air kecil dan mengalami kenikmatan seksual.

“Kandung kemih akan penuh saat Anda tertidur. Hal itu akan menstimulasi saraf panggul secara perlahan dan membuat Anda mendapatkan mimpi penuh sensual yang bisa memicu orgasme saat tertidur,” tegas Charlotte.

 (Baca Juga:Jangan Tertipu yang Instan, Ini Cara Turunkan Berat Badan ala Deddy Corbuzier)

Namun, sebelum melakukan hal tersebut, tentunya Anda harus mempelajari risiko kesehatan apa saja yang bisa ditimbulkan jika melakukan hal ini. Dr Charlotte berpesan agar masyarakat bisa memperlakukan kandung kemih sebagaimana mestinya. Caranya adalah dengan ke toilet ketika merasa ingin buang air kecil dan tidak menahannya.

Jika Anda tidak sering ke toilet karena ingin mencoba mencapai peegasm makan hal ini bisa meregangkan kandung kemih. Mungkin hal ini terdengar tidak terlalu serius, tapi beberapa kerusakan kandung kemih memerlukan waktu bertahun-tahun untuk pulih. Dalam beberapa kasus ekstrem, kandung kemih bahkan bisa rusak permanen.

Selain kerusakan kandung kemih, menahan buang air kecil terlalu lama juga bisa menyebabkan Infeksi Saluran Kemih (ISK). Pasalnya bakteri berbahaya bisa tumbuh dan menyebar pada saluran kemih. Untuk menghindari ISK, maka Anda harus selalu kencing setelah berhubungan seksual.

Selain itu Dr Charlotte juga menjelaskan buang air kecil sebelum waktunya juga tidak baik untuk kesehatan. Pasalnya hal tersebut bisa mengurangi kapasitas kandung kemih.

“Jika Anda buang air kecil sebelum waktunya, maka itu dapat mengurangi kapasitas kandung kemih. Jelas hal tersebut bukanlah hal yang diinginkan oleh semua orang. Jika kebiasaan tidak sehat ini terus dilakukan, maka akan merugikan kesehatan seseorang dalam jangka waktu yang panjang,” lanjutnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini