nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Donat, Dessert Klasik yang Kembali Tren di Amerika Serikat

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 04 September 2018 20:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 04 298 1945922 donat-dessert-klasik-yang-kembali-tren-di-amerika-serikat-bfPkZSCSAP.jpg Donat, dessert klasik kembali tren di Amerika Serikat (Foto:Ist)

 

SEBAGAI negara “meting pot”, tempat bertemunya berbagai kebudayaan dari berbagai masyarakat penjuru dunia. Soal sajian kuliner, negara adidaya Amerika Serikat memang menyediakan begitu banyak ragam kuliner, tidak hanya berbagai jenis makanan berat tetapi juga beraneka ragam dessert atau makanan penutup.

Namun walaupun begitu banyak sajian kuliner yang tersedia di Amerika, mengingat statusnya sebagai negara melting pot yang mana artinya makanan dari khas banyak negara bisa dengan mudah ditemukan. Bukan berarti, Amerika sendiri tidak memiliki sajian makanan klasik khas Amerika.

Misalnya saja, ada dessert klasik Amerika Serikat yakni donat. Di mana donat ini, seperti yang dituturkan oleh Lindsay LeBlanc, pastry chef dari Amerika sekarang kembali menjadi sajian makanan penutup yang sedang digandurungi di Amerika Serikat.

(Baca Juga: Bocah Ini Bakar Terong hingga Gosong, Hasil Akhirnya Bikin Netizen Berdecak Kagum)

 

(Baca Juga: Intip Tato Atlet Voli Kazakhstan Kristina Karapetyan yang Hampir Menutupi Seluruh Tubuhnya)

(Baca Juga: Anggun & Elegannya Tatjana Saphira saat Terima Penghargaan di Seoul International Drama Awards 2018)

“Tentang dessert, tren dessert selalu berubah-ubah, sekarang sih yang sedang hits sekali di mana-mana untuk di Amerika adalah donat. Donat bisa dibilang kembali menjadi pusat perhatian, coming back to spotlight. Donat yang sedang diganderungi pun bermacam-macam jenisnya. Orang-orang suka donat tradisional yang plain, atau yang punya rasa-rasa berbeda. Cara makannya pun beragam, ada yang menyantapnya dengan es krim ada juga yang menyantapnya dengan hamburger. Donat sebagai makanan penutup adalah produk yang unik,” jelas Lindsay saat ditemui Okezone, Selasa (4/9/2018) dalam konfrensi pers “When Jakarta Meets The USA” di Hotel Fairmont, Jakarta.  Acara yang menampilkan ragam kuliner dan gaya hidup dari berbagai destinasi di Amerika (California, New York, Boston).

 

Lebih lanjut Lindsay menjelaskan, donat sebagai hidangan dessert klasik di Amerika hadir sebagai sebuah makanan ringan yang menyenangkan atau biasa disebut dengan istilah “comfort foods”. Sedangkan untuk tren donat di Amerika sendiri yang semakin besar, menurutnya juga pada akhirnya memunculkan banyak kedai-kedai donat independent selain kehadiran merek-merek besar yang memang sudah terkenal sejak dulu.

“Donat ini seperti comfort food untuk orang Amerika. Contohnya, di Boston saja brand Dunkin Donuts adalah salah satu brand makanan yang terbesar. Sekarang begitu banyak kedai-kedai donat independent, tidak hanya brand besar yang cabangnya di mana-mana. Donat setiap hari bisa terjual ribuan, untuk mengonsumsinya pun donat ini jenisnya easy to pick dan easy to eat,” tandas Lindsay.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini