nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Tidur dengan Mata Terbuka, Berbahayakah?

Firda Janati, Jurnalis · Selasa 04 September 2018 17:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 04 481 1945870 bayi-tidur-dengan-mata-terbuka-berbahayakah-532DoPxW0S.jpg Bayi tidur dengan mata terbuka (Foto:Momjuction)

MENYAMBUT kedatangan bayi adalah hal yang paling menyenangkan terutama bagi seseorang yang baru menjadi orang tua. Anda pasti akan menghabiskan waktu bersama si kecil. Sebagai pengalaman pertama, Anda pasti merasa khawatir dan takut.

Namun, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena Anda akan mengerti sering dengan berjalannya waktu. Salah satu hal yang paling sering dikhwatirkan orang tua adalah masalah kesehatan si kecil, seperti pola tidur. Banyak orang tua mengeluh bayi mereka tidur dengan mata terbuka.

Anda tidak perlu khawatir, Okezone telah melansir dari Newhealthadvisor, Selasa (4/9/2018). Secara medis kondisi ini disebut sebagai Lagophthalmos Nokturnal. Tidur dengan mata terbuka tidak berbahaya dan sangat normal bagi bayi. Bukan berarti bagi si kecil mengalami masalah tidur. Tetapi hal itu memang umum terjadi dan sama sekali tidak berbahaya. Namun jika itu mengganggu, Anda bisa dengan lembut menutup kelompak mata bayi Anda begitu ia tertidur

Perlu diketahui bahwa bayi lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur dibanding orang dewasa. Bayi lebih banyak menghabiskan waktu tidur dalam siklus tidur REM (Rapid Eye Movement) daripada NREM (Non-Rapid Eye Movement). NREM atau yang biasa disebut tidur ayam biasanya dialami oleh orang dewasa. Sedangkan bayi memiliki siklus tidur REM yaitu tidur pulas sampai bermimpi. Kondisi tidur biasanya bersifat turun-temurun, yang berarti jika Anda tidur dengan mata terbuka. Maka, besar kemungkinan bayi Anda juga tidur dengan mata terbuka.

(Baca Juga: Bocah Ini Bakar Terong hingga Gosong, Hasil Akhirnya Bikin Netizen Berdecak Kagum)

(Baca Juga: Intip Tato Atlet Voli Kazakhstan Kristina Karapetyan yang Hampir Menutupi Seluruh Tubuhnya)

(Baca Juga: Anggun & Elegannya Tatjana Saphira saat Terima Penghargaan di Seoul International Drama Awards 2018)

Bayi yang tidur dengan mata terbuka biasanya akan berhenti saat dia berusia 12-18 bulan. Jika si kecil terus tidur dengan mata terbuka bahkan setelah lewat usia 18 bulan. Segera konsultasi masalah ini dengan dokter anak. Tips bagi para orang tua yaitu jangan mudah panik dan jangan mengesampingkan kondisi apapun yang terjadi pada bayi.

Kelainan bentuk kelopak mata merupakan kondisi lain yang dapat menyebabkan tidur dengan mata terbuka. Hal ini disebabkan karena kelopak mata tidak dapat menutup secara normal. Salah satu masalah mata pada bayi adalah mata kering atau mata yang teriritasi, biasa ditandai dengan kemerahan.

Jika bayi Anda mengalami hal ini, segera bawa dan periksa ke dokter anak. Bagi orang dewasa, tidur dengan mata terbuka bisa jadi merupakan tanda masalah tiroid atau kerusakan saraf wajah.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini