Kena Gangguan Dysmorphia, Wanita Ini Tak Bisa Hidup Tanpa Make Up

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Rabu 05 September 2018 09:56 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 05 194 1946187 kena-gangguan-dysmorphia-wanita-ini-tak-bisa-hidup-tanpa-make-up-B8HQvQZnOH.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENGGUNAKAN kosmetik merupakan sebuah hal yang lumrah dilakukan seorang wanita. Dengan menggunakan riasan wajah, seorang wanita akan terlihat lebih cantik dan lebih segar dari sebelumnya.

Namun, tidak selamanya kosmetik berdampak baik bagi kesehatan wajah. Jika keseringan dipergunakan, maka kulit wajah seseorang akan lebih cepat menua. Meski demikian, ada seorang wanita yang sangat hobi menggunakan kosmetik untuk merias wajahnya. Wanita ini bernama Amy Robb.

Baginya, menggunakan kosmetika setiap hari bukanlah sebuah hal yang berlebihan. Ia bahkan mengaku sebagai orang yang sudah kecanduan menggunakan kosmetik. Saking kecanduannya, dia bahkan tidak segan untuk mengaplikasikan make upnya saat hendak tidur.

Baca Juga: Gadis Jepang Ramai Ikutan Tren Ikat Payudara, Bikin Bentuknya Penuh & Kencang

Hal tersebut sengaja ia lakukan untuk menyamarkan kerutan dan lipatan yang ada pada wajahnya. Uniknya, selama lima tahun berpacaran dengan kekasihnya, pria malang tersebut belum sempat melihat wajah asli Amy tanpa dibalut riasan.

Dia memiliki kebiasaan rutin dengan bangun pada jam empat pagi yakni dua jam sebelum ia memulai pekerjaannya, menjaga sebuah toko roti. Setelah bangun tidur, dia mulai mengaplikasikan concealer, foundation ekstra tebal, bronzer, eye shadow, perona pipi, lima lapis mascara dan bulu mata palsu.

Kegilaan Amy terhadap make up sudah terlihat sejak ia berusia 13 tahun. Dia mengaku sangat senang ketika bisa menggunakan foundation untuk menutupi jerawat dan cacar yang ada di wajahnya. Sejak saat itu pula, dia sudah tidak percaya diri terhadap penampilannya dan menderita gangguan dysmorphia.

Baca Juga: Kota Ini Izinkan Warganya Berhubungan Seks di Tempat Umum, Mau Pindah ke Sana?

Penyakit ini membuatnya merasa jauh lebih buruk saat tidak menggunakan make up. Dia pun akhirnya berkutat dengan berbagai macam masalah seperti depresi dan anereksia sepanjang masa remajanya.

“Saya akan menghabiskan waktu berjam-jam untuk melakukan make up. Saya sudah kecanduan dan tidak dapat berhenti. Saya tidak akan membiarkan siapa pun melihat saya tanpa menggunakan make up," terang Amy, melansir dari VT, Rabu (5/9/2018).

"Saya juga tidak akan bisa tidur jika kekasihku ada di sana. Saya takut make up saya akan terhapus dan ia melihat wajah saya tanpa menggunakan make up. Saya menggunakan foundation ekstra tebal dan bulu mata palsu. Rambut saya juga berwarna pirang peroksida dan tampak seperti boneka Barbie,” tambah dia.

Amy juga mengaku jauh lebih baik dengan make up yang dia gunakan. Ia mengaku ketidakpercayaan dirinya tanpa menggunakan make up setelah jerawat timbul pada bagian wajahnya. Sejak saat itu ia mulai berusaha untuk menutupi hal itu dan terlihat lebih cantik.

“Saya pikir, saya tampak jauh lebih baik dengan menggunakan make up. Penyesalan alami saya adalah wajah yang pucat dan timbulnya jerawat pada seluruh muka saya. Itulah alasan saya berusaha untuk menutupi wajah ini," katanya.

"Saya telah mencoba berbagai krim dan tablet untuk menyembuhkan jerawat ini. namun hasilnya sama sekali tidak membantu. Wajah saya tertutup bintik-bintik sehingga orang lain akan menilai saya jelek tanpa make up dan itu tidak membuat nyaman diri saya,” tuntasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini