nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Sarapan Minimalis di Kalangan Milenial, Sehatkah?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 07:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 05 298 1946512 tren-sarapan-minimalis-di-kalangan-milenial-sehatkah-SILnJmKiIb.jpg Sarapan Milenial (Foto: Healtandfitness)

APAKAH Anda termasuk orang yang menyantap makanan di pagi hari? Atau sekadar kopi hangat sudah bisa membuat tubuh bersemangat?

Tren sarapan kini mulai disadari manfaatnya. Makanya, banyak sekali cara yang akhirnya muncul untuk menyiasati kesulitan masyarakat sekarang untuk sarapan.

Sebut saja menyantap oatmeal, makan sandwich, atau sekadar buah-buahan. Tapi, apakah menu makanan itu baik untuk kesehatan Anda, khususnya Anda yang suka sekali mengonsumsi makanan minimalis seperti sekafdar buah atau hanya sayuran?

 (Baca Juga: Kota Ini Izinkan Warganya Berhubungan Seks di Tempat Umum, Mau Pindah ke Sana?)

Ahli Gizi IPB Prof. Dr. Ir. Hardinsyah menjelaskan bahwa semua itu kembali kepada kondisi tubuh Anda. Jika Anda memang sudah memiliki riwayat penyakit maag, maka ada beberapa hal yang mesti diperhatikan sebelum menerapkan pola sarapan minimalis ini.

"Kalau memang Anda (yang memiliki masalah maag, Red) pengin makan buah untuk sarapan, kami menyarankan menyantap pepaya. Buah ini dipercaya mengandung basa yang cukup tinggi sehingga baik untuk mengendalikan asam lambung dalam tubuh," paparnya saat diwawancarai Okezone di Grand Hyatt Jakarta Pusat, belum lama ini.

 

Bicara lebih jauh mengenai tren sarapan dengan buah, Prof Hardinsyah menjelaskan bahwa ada baiknya Anda juga jangan hanya mengandalkan satu buah terus menerus hingga 365 hari. Jika ini dilakukan, dipastikan tubuh Anda akan mengalami masalah kesehatan. Sebab asupan gizinya jadi tidak lengkap.

"Kalau pengin ganti buah, bisa dengan salad fruit. Makanan ini juga bisa dikonsumsi oleh anak-anak. Selain warnanya yang cerah yang bisa membuat anak-anak senang melihatnya, kandungan gizinya pun bisa dibilang cukup," ungkapnya.

Selain harus bervariasi, Prof Hardinsyah juga menuturkan bahwa jumlah buah yang Anda konsumsi pun mesti cukup. Jangan sampai gizinya sudah tidak cukup, kuantitatif dari buah itu sendiri Anda batasi. Ya, makin tidak membawa manfaat yang baik untuk tubuh.

 (Baca Juga: Gadis Jepang Ramai Ikutan Tren Ikat Payudara, Bikin Bentuknya Penuh & Kencang)

Prof Hardinsyah melanjutkan, jika mengonsumsi buah saja dirasa kurang membuat Anda kenyang, tapi Anda juga ogah makan makanan berat, Anda bisa menjajal morning tea dengan camilan yang memiliki kandungan protein yang cukup.

"Jadi, intinya, kembali ke tujuan Anda. Ada baiknya menyantap makanan untuk sarapan yang bervariasi dan tentunya dengan kandungan gizi yang cukup untuk tubuh. Ingat, sarapan itu penting karena menjadi awal yang baik untuk tubuh Anda sebelum beraktivitas seharian," tambahnya.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini