nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Konsep Kepariwisataan Purwakarta Bakal Diadopsi untuk Menata Danau Toba

Mulyana, Jurnalis · Rabu 05 September 2018 18:15 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 05 406 1946417 konsep-kepariwisataan-purwakarta-bakal-diadopsi-untuk-menata-danau-toba-eSMBaPS1mu.jpg Wisata Danau Toba (Foto:Auliasiregar/Okezone)

PENATAAN fasilitas publik dan sektor pariwisata di Kabupaten Purwakarta, menunjukan perkembangan yang cukup signifikan sejak beberapa tahun ini. Alhasil, saat ini tata kelola wilayah kecil kedua di Jabar itu cukup dipertaruhkan di kancah nasional maupun internasional.

Pesatnya pembangunan di wilayah ini, ternyata menumbuhkan decak kagum, baik dari warga luar kabupaten, maupun luar provinsi. Tak hanya masyarakat biasa, pujian pun bersahutan dari kalangan pejabat pemerintahan dari daerah lain.

Bahkan, tak jarang dari mereka banyak yang sengaja datang ke Purwakarta untuk sebatas study banding. Atau, juga sebaliknya mereka mengundang dinas terkait di Purwakarta datang ke wilayah mereka untuk sekedar sharing soal tata kelola kepariwisataan.

 

Seperti yang terjadi pada pekan kemarin, bidang terkait di Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) Purwakarta diundang oleh Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), yang merupakan satuan unit kerja Kementerian Pariwisata. Tujuannya, tak lain untuk membicarakan soal tata kelola kepariwisataan.

Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudayaan, Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Heri Anwar mengatakan, sejumlah objek wisata yang dikembangkan oleh pemkab ternyata cukup memikat hati BPODT. Rencananya, BODPT akan mengadopsi konsep wisata yang ada di wilayah ini untuk dikembangkan di Danau Toba.

"Kami sangat mengapresiasi dengan rencana BOPDT ini. Bagi kami, ini menjadi sebuah kehormatan bagi pemkab Purwakarta. Kami sangat berterima kasih, karena ternyata konsep wisata kami akan jadi rujukan. Semoga, kepariwisataan di Indonesia semakin meningkat dan lebih baik lagi," ujar Heri kepada Okezone.

Heri menjelaskan, kedepan sektor pariwisata di Purwakarta akan menjadi barometer pengembangan wisata di empat kabupaten yang berada di wilayah provinsi Sumatera Utara.

Adapun ke empat kabupaten tersebut, sambung dia, antara lain Kabupaten Karo, Simalungun, Dairi dan Kabupaten Pakpak Barat. Wilayah-wilayah tersebut, berada persisi di sekeliling Danau Toba.

Selain konsep tata kelola wisata, sambung dia, dalam kerjasama ini Purwakarta juga turut membantu dalam hal pengembangan sumber daya manusianya.

(Baca Juga: Kisah Ayam Bernama Mike, Hidup 18 Bulan Tanpa Kepala!)

(Baca Juga: Gadis Jepang Ramai Ikutan Tren Ikat Payudara, Bikin Bentuknya Penuh & Kencang)

(Baca Juga: Kota Ini Izinkan Warganya Berhubungan Seks di Tempat Umum, Mau Pindah ke Sana?)

Heri mengaku, sejak adanya sejumlah objek wisata yang dibuat oleh pemerintah atas ide dari mantan Bupati Dedi Mulyadi, Purwakarta memang menjadi sorotan masyarakat luas. Terutama, sejak taman air mancur menari dan skylodge diresmikan.

 

Tak heran, jika setiap akhir pekan puluhan ribu warga dari berbagai daerah tumpah ruah datang ke Purwakarta. Lebih banyak di antaranya ingin menyaksikan pertunjukan air mancur. Serta, banyak yang penasaran akan hotel menggantung di Gunung Parang.

Sementara itu, Dirut BOPDT Arie Prasetyo mengaku, beberapa waktu lalu jajarannya juga telah melakukan studi banding ke Kabupaten Purwakarta. Saat itu, salah satu bahasannya yakni mengenai pembangunan skylodge atau hotel menggantung dan taman air mancur Sri Baduga (Situ Buleud).

"Kami akui, saat ini Kabupaten Purwakarta sudah sangat populer dibanding wilayah lainnya di Jabar. Kepopuleran Purwakarta ini, salah satunya karena adanya objek wisata berupa air mancur menari dan hotel menggantung di Gunung Parang. Keterkenalan Purwakarta, juga sampai ke wilayah Danau Toba," ujar dia.

Makanya, sambung dia, kala itu pihaknya langsung melakukan studi banding ke wilayah tersebut. Hasil studi banding ini, dimungkinkan akan menjadi acuan dalam pengembangan objek wisata di Danau Toba.

"Yang jelas, konsep kepariwisataan di Purwakarta ini akan jadi rujukan bagi kita," ujarnya. (Mulyana)

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini