nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Punya Kelainan Makan, Wanita Ini hanya Makan Es Krim dan Sosis Selama 20 Tahun

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 05 September 2018 17:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 05 481 1946347 punya-kelainan-makan-wanita-ini-hanya-makan-es-krim-dan-sosis-selama-20-tahun-sZdwVEVtMn.jpg Makan Es Krim (Foto: Metro)

BEGITU banyak jenis makanan enak yang memanjakan lidah tersedia di penjuru, siap untuk dinikmati sesuai kehendak dan selera masing-masing.

Tapi nyatanya, tidak semua orang bisa bebas begitu saja menyantap berbagai jenis makanan. Ada tipe orang yang bisa dibilang pemilih alias picky eater sampai level cukup ekstrim, mengingat hanya mengonsumsi satu atau beberapa jenis makanan saja karena mengalami kondisi tertentu.

Misalnya seperti yang dialami oleh wanita berusia 21 tahun, Courtney Baxter dari Market Rasen, Lincolnshire yang diketahui karena memiliki kondisi kelainan soal makan (eating disorder) hanya bisa mengonsumsi es krim dan sosis. Courney sejak berusia satu tahun disebutkan memang mengalami masalah cukup serius soal makanan, di mana sampai di titik jika Courney melihat buah-buahan atau sayur-sayuran maka ia akan langsung merasa sakit dan akhirnya bisa membuat dirinya terkena serangan panik. Kondisi tersebut mengakibatkan dirinya hanya bisa menyantap es krim dan sosis selama kurang lebih 20 tahun ke belakang, dan tentunya tidak pernah pergi bersantap di restoran.

“Aku merasa selalu aman ketika makan es krim, karena aku tahu itu tidak akan membuatku sakit atau membahayakan diriku. Aku terbiasa makan es krim setiap hari, tapi karena kandungan gula yang terdapat di dalamnya membuat kesehatanku bermasalah. Aku tidak akan makan appaun kecuali sosis, tapi setiap kali coba makanan lain akhirnya aku terkena serangan panik. Ini juga yang membuat aku tak pernah berkencan di restoran dengan kekasihku selama tujuh tahun, ” ujar Courney, seperti dilansir Metro, Selasa (4/9/2018).

Setelah sudah menyantap sekira 7000 es krim, Courtney menyadari bahwa kondisi dirinya tidak boleh dibiarkan begitu saja. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk menjalani sesi terapi hipnotis, yang ia lakoni selama dua jam.

Usaha mengubah diri dengan melakukan sesi terapi hipnotis Courtney ternyata tak sia-sia. Sebab kini disebutkan, ia sudah bisa mencoba berbagai jenis makanan walaupun baru menjalani satu kali sesi terapi.

“Ketika aku sedang dalam sesi terapi, aku merasa sangat tenang. Ketika bangun, dan mencoba makanan baru di hadapanku, tidak lagi merasa takut. Sekarang aku bisa menyantap berbagai jenis buah dan sayuran yang mana sebelumnya adalah ketakutan terbesarku. Aku merasa akhirnya aku terbebas dari masalah kelainan makan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, David Kilmurry, sebagai hipnoterapi perilaku kognitif yang menangani Courtney mengatakan ia sendiri merasa terkejut ketika mengetahui Courtney hanya bisa menyantap es krim sebagai santapan yang aman.

"Sebelum terapi, dia tersedak ketika saya bertanya tentang sayuran. Ketika saya mendengar bahwa es krim adalah makanan' aman'-nya, saya merasa heran karena itu bukanlah makanan jika Anda menjadikannya sebagai makanan, risiko kesehatannya sangat besar. Saya sangat bangga dan senang karena saat ini dia sudah bisa mencoba 15 buah dan sayuran baru. Bangga juga karena ia berani menyoroti bahaya dari banyak makan es krim, sekaligus salut ia mengambil keputusan untuk mau dihipnotis,” pungkas David.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini