nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Luka Terbuka Lebih Baik Diplester atau Tidak? Ini Kata Dokter!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 05 September 2018 17:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 05 481 1946462 luka-terbuka-lebih-baik-diplester-atau-tidak-ini-kata-dokter-Yu2j0AHvBJ.jpg Luka Plester (whstatic)

LUKA bisa dialami siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Penyebab luka pun sangat variatif, ada yang mengalami luka gores saat sedang memotong bahan masakan, atau yang disebabkan oleh aktivitas lainnya, seperti anak-anak yang sering berlarian saat sedang bermain.

Jika tidak disembuhkan dengan tepat, luka bisa mengakibatkan infeksi dan penyakit berbahaya lainnya. Namun ternyata, masih banyak mitos-mitos yang berkembang di tengah masyarakat tentang teknik pengobatan yang ampuh untuk menyembuhkan luka.

 Baca juga: Mulai Sekolah, Intip Padatnya Jadwal Pelajaran Pangeran George di Tahun Ajaran Baru

Hal ini sempat dijelaskan secara gamblang oleh Dr Adisapytra Ramadhinara, selaku dokter spesialis luka pertama dan satu-satunya di Indonesia. Menurutnya, salah satu mitos yang hingga saat ini masih sering terdengar adalah membiarkan luka terbuka agar cepat mengering.

 Luka plester

"Faktanya, pada tahun 1962, telah dilakukan penelitian yang membuktikan bahwa pada keadaan lembab, proses penyembuhan luka bisa berlangsung lebih optimal," tutur Adisaputra, dalam peluncuran Hansaplast Spray Antiseptik, di Lotte Shopping Avenue, Jakarta Selatan, Rabu (5/9/2018).

Lebih lanjut Adi mengatakan, ketika seseorang mengalami luka sobek atau bakar harus segera ditangani dengan tepat, lalu ditutupi dengan plester agar tidak terkontaminasi bakteri.

 Baca juga: Gadis Jepang Ramai Ikutan Tren Ikat Payudara, Bikin Bentuknya Penuh & Kencang

Sebelum mengaplikasikan plester, luka harus dibersihkan terlebih dahulu. Pembersihan luka adalah tahapan yang sangat penting sebelum masuk ke tahap selanjutnya. Ketika terjadi luka, peluang kontaminasi bakteri menjadi lebih tinggi.

Nah, proses pembersihan ini pun tidak luput dari mitos-mitos kesehatan. Banyak yang mengatakan luka harus dibersihkan menggunakan air panas atau alkohol untuk mematikan kuman dan bakteri penyakit. Padahal, cara terbaik membersihkan luka adalah dengan menggunakan antiseptik yang mengandung polyhexanide (PHMB).

 Luka perban

"Tahap pertama bersihkan dulu dengan baik, disarankan menggunakan cairan pembersih luka yang mengandung antiseptik yang aman untuk kulit atau mengandung PHMB. Kalau air panas itu tidak efektif karena bisa membuat kulit melepuh. Ujung-ujungnya malah jadi luka baru," jelas Adi.

 Baca juga: Biasa Tampil Tomboy, Atlet Voli Aprilia Manganang Terlihat Cantik Pakai Rok

"Alkohol juga harus dihindari karena dapat menimbulkan bekas luka ketika sudah sembuh. Alkohol itu sering digunakan di dunia medis karena ampuh mensterilkan peralatan-peralatan di rumah sakit," tukasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini