nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Sering Sarapan Sereal? Awas Bisa Picu Diabetes!

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 04:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 05 481 1946530 anak-sering-sarapan-sereal-awas-bisa-picu-diabetes-JQgrWlnehZ.jpg Ilustrasi (Foto: Momjunction)

SAAT ini banyak orang yang terserang penyakit akibat gaya hidup. Sebagai contoh, penyakit diabetes yang sebagian besar disebabkan karena konsumsi gula berlebih. Idealnya orang dewasa hanya mengonsumsi 50 gram gula per hari atau setara 4 sendok makan. Sedangkan untuk anak-anak hanya 30 gram per hari atau setara 6 sendok teh.

Sayangnya, berdasarkan hasil survei sebanyak 29,7% masyarakat mengonsumsi gula lebih dari batas rekomendasi. "Banyak orang berpikir makanan yang dikonsumsinya itu sehat jadinya malah berlebihan. Selain itu juga karena faktor kebiasaan, orang kita enggak bisa kayaknya kalau enggak manis. Habis bangun tidur, pagi-pagi minumnya teh manis," ungkap spesialis gizi klinik, dr Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.

Ditemui Okezone dalam sebuah acara, Rabu, 5 September 2018, dr Diana mengatakan bila sebenarnya banyak gula yang tersimpan di dalam makanan sehari-hari. Baik itu makanan pokok maupun kudapan atau camilan. Pada anak-anak, tidak disangka bila mereka makan sereal di pagi hari sewaktu sarapan, konsumsi gulanya sudah mencapai 2/3 dari batas harian.

"Jadi memang ini ternyata shocking news juga. Setelah kita lakukan penelitian, dalam satu takaran saji sekira 30 gram sereal ternyata mengandung 7 gram gula. Belum lagi, tidak mungkin anak-anak mengonsumsi hanya 30 gram. Jadi saya ambil rata-rata paling 100 gram, berarti jumlah gulanya dikali 3 dan itu sudah 21 gram," jelas dr Diana.

sereal

Jumlah gula itu hanya ada di serealnya saja. Sedangkan anak-anak biasanya mengonsumsi sereal bersamaan dengan susu, madu, maupun buah. Jelas sekali hal itu membuat jumlah gula dalam semangkuk sereal bertambah banyak. Bila dibiarkan, anak bisa mengonsumsi gula berlebih.

"Saran saya kalau sudah makan sereal, maka makan siang dan malamnya cari bahan makanan lain yang tidak mengandung gula tambahan. Selain itu, jangan setiap hari kasih anak sereal. Mungkin seminggu cukup dua kali saja," papar dr Diana.

Dirinya juga menegaskan fakta tersebut bukan berarti melararang masyarakat untuk mengonsumsi gula. Sebab pada dasarnya tubuh memang membutuhkan gula untuk sistem energi. "Jangan takut dengan gula karena tubuh masih butuh. Selama masih sesuai dengan kebutuhan masih aman," pungkas dr Diana.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini