Jenis dan Tren Diet yang Perlu Kamu Ketahui

Agregasi Koran Sindo, Jurnalis · Kamis 06 September 2018 14:51 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 06 481 1946916 jenis-dan-tren-diet-yang-perlu-kamu-ketahui-AQuwS0UJOI.jpg Diet (Foto: Thehealthsite)

Memiliki tubuh ideal menjadi impian semua orang. Bukan hanya semata-mata untuk alasan kecantikan, tetapi juga kesehatan. Banyak cara untuk memiliki tubuh ideal dan sehat, mulai dari olahraga, berpikir positif hingga berdiet. Berikut beberapa cara diet yang sering dijalani menurut survei Litbang Koran Sindo.

Baca Juga:

Diet Vegetarian

Diet vegetarian ini menjadi salah satu diet yang populer dan seringkali dilakukan. Orang yang melakukan diet ini hanya makan makanan berasal dari tumbuh-tumbuhan dan tidak mengkonsumsi produk olahan dari hewan. Diet ini diyakini baik untuk kesehatan tubuh dan sangat membantu menurunkan berat badan.

Diet Nasi Merah

Kandungan gula dalam nasi putih bisa menyebabkan diabetes dan penyakit lainnya. Hal tersebut membuat beberapa masyarakat beralih menggunakan beras merah sebagai penggantinya.Meskipun rasa dari nasi merah berbeda dari nasi putih, memang diperlukan penyesuaian saat hendak melakukan diet ini. Beras merah mengandung lebih banyak serat dari gula dan bisa dijadikan menu untuk diet.

Diet Mayo

Diet ini membatasi konsumsi karbohidrat dan garam. Makanan yang bisa dimakan adalah makanan yang diolah dengan cara dikukus atau dipanggang. Menunya didominasi oleh sayur dan sumber protein tanpa nasi dan tidak menggunakan garam. Diet mayo ini bisa cepat menurunkan berat badan karena berkurangnya asupan karbohidrat bagi tubuh.

Diet Nasi Putih

Diet nasi putih menjadi salah satu pilihan diet yang biasa dilakukan. Prinsip dari diet ini adalah mengurangi asupan karbohidrat dari nasi. Meskipun mengurangi karbohidrat, ada banyak menu makanan lain yang bisa dimakan sebagai penggantinya. Singkong, ubi, roti gandum, sayuran, buah, jagung, singkong dan masih banyak lagi lainnya.

Diet OCD (Obsessive Corbuzier’s Diet)

Diet ini dikenalkan oleh seorang public figure Indonesia, yaitu Deddy Corbuzier. Berbeda dengan diet lainnya yang tidak boleh memakan makanan tertentu, diet OCD justru memperbolehkan makan apa saja asalkan tidak rakus atau berlebihan. Untuk melakukannya juga ada tahapan-tahapannya agar tubuh tidak kaget dengan perubahan pola makan.

Diet Buah

Diet buah ini adalah mengganti camilan dengan buah. Beberapa orang menjadi gemuk karena gemar ‘ngemil’. Beberapa buah baik untuk dikonsumsi sebagai camilan pengganti yang sehat. Apel, stroberi, pisang, plum, kiwi, melon dan buah lainnya bisa dikonsumsi sebagai camilan.

Diet Karbo

Diet karbo atau diet karbohidrat adalah diet yang mengurangi asupan makanan mengandung karbohidrat. Nasi, roti, beras, pasta dan makanan lain yang mengandung karbohidrat tinggi menjadi makanan yang harus dihindari. Tidak bisa sembarangan, diet ini perlu dilakukan dengan hati-hati dan memperhatikan setiap asupan makanan.

Diet Rendah Lemak

Diet ini dipercaya baik untuk kesehatan tubuh karena menghindari lemak yang bisa mendatangkan penyakit bagi tubuh. Karena adanya lemak baik, tidak semua lemak harus dihindari. Makanan yang mengandung lemak baik boleh dikonsumsi namun dalam jumlah yang sudah diatur.

Diet Jeruk Nipis

Sebagai buah yang mengandung vitamin C tinggi, jeruk nipis seringkali dijadikan sebagai salah satu bahan diet. Diet jeruk nipis juga diyakini ampuh untuk menurunkan berat badan. Untuk melakukannya, diet jeruk nipis ini perlu memperhatikan beberapa hal yang sangat penting. Pastikan lambung Anda sehat, tidak memiliki riwayat sakit maag.

Diet Makanan Tanpa Rasa

Diet selanjutnya yang biasa dilakukan adalah diet makanan tanpa rasa. Dengan tidak menggunakan garam dan gula pada makanan ternyata efektif untuk menurunkan berat badan. Garam bisa digantikan dengan bahan masakan lainnya yang menyehatkan. Minyak zaitun misalnya. Lada hitam, oregano, basil, daun salam, kemangi, dan rempah-rempah lainnya juga bisa menambah cita rasa dalam masakan.

9 Tren Diet Terpopuler Sepanjang Masa

Diet Weight Watchers (1963)

 

Weight Watchers dimulai oleh Jean Nidetch yang pada saat itu mengadakan pertemuan mingguan dengan teman-teman untuk membicarakan berat badan dan diet.

Diet Grapefruit (1971)

Pada tahun itu, buah grapefruit menjadi populer karena khasiatnya yang cepat menurunkan berat badan. Dilansir dari Hello Sehat, grapefruit memiliki kandungan enzim bernama protein kinase aktif.

Diet Sup Kol (1980)

Kabarnya, jika rutin mengonsumsi sup kol selama seminggu bisa menurunkan berat sebanyak 4-5kg. Hal ini dikarenakan kol memiliki lemak yang rendah penuh serat.

Liquid Diet (1988)

Diet ini juga dikenal dengan sebutan Optifat yang dipopulerkan oleh Oprah Winfrey. Diet ini merupakan cara penurunan berat badan dengan hanya mengonsumsi jus buah dan sayur atau shake untuk menggantikan makanan padat.

Diet Zona (1995)

Zona diet ini diciptakan oleh Dr. Barry Sears yang kembali pada pendekatan pola makan 40% karbohidrat, 30% protein dan 30% lemak.

Diet Golongan Darah (1996)

Diet golongan darah digagas oleh Peter D’adamo, yaitu seorang dokter naturophatic yang menganggap golongan darah memiliki banyak pengaruh pada proses dan area dalam tubuh.

Diet Atkins (2003)

Diet ini merupakan diet dengan tinggi asupan lemak dan protein serta rendah karbohidrat. Diet ini memiliki 4 fase, yaitu induksi, balancing,fine-tuning, dan maintenance.

Diet Paleo (2014)

Diet ini diadaptasi dari pola makan manusia purba yang berfokus pada bahan makanan alami seperti buah, sayur, daging, seafood dan kacang-kacangan.

Diet Ketogenic (2018)

Diet keto sebenarnya sudah pernah diterapkan sejak dulu hanya saja beberapa tahun belakangan kembali populer. Diet ini menerapkan pola makan 70-75% lemak, 20% protein dan 5% karbohidrat.

Sejarah Diet Dari Masa Ke Masa

1820

Penduduk Mesir kuno menggunakan air dan cuka apel untuk dikonsumsi sebagai cara membakar kalori. Tapi cara ini dipopuler oleh Lord Byron pada 1820.

1903

Presiden Amerika Serikat (AS) William Howard Taft yang bertubuh gemuk, berjanji melangsingkan berat badan setelah terjebak di bak mandi Gedung Putih.

1930-an

Orang-orang di Hollywood melakukan diet grapefruit. Setiap kali makan, menunya berbahan utama jeruk Bali bercitarasa manis dan asam.

1950-an

Muncul cara diet baru berupa diet sup kubis. Dengan makan sup kubis setiap hari, orang bisa kehilangan berat badan sebesar 4-6 kg dalam waktu seminggu.

1975

Seorang dokter di Florida menciptakan cookie diet, dengan campuran asam amino. Makanan ini sangat digemari, terutama bagi mereka yang suka ngemil tapi ingin tetap punya berat badan ideal.

1977

Seorang ahli diet yang mengatur pola makan mulai dari sarapan, makan siang dan makan malam. Mereka tidak boleh makan malam sekira 5 jam sebelum waktunya tidur.

1994

Dari revolusi makan sayur dan buah, mulai muncul kebiasaan orang membaca label setiap membeli makanan di supermarket.

1985

Harvey dan Marilyn Diamond menerbitkan buku "Fit for Life", yang melarang orang agar tidak makan sumber karbohidrat dan protein kompleks dalam waktu bersamaan.

1980-an

Ada permen penekan nafsu makan yang populer di Amerika Serikat.

1978

Seorang ahli diet Herman Tarnower, MD, menerbitkan buku "The Complete Scarsdale Medical Diet".

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini