Share

Hampir Punah, 5 Jenis Buah Khas Indonesia Ini Wajib Kamu Cicipi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 07 September 2018 22:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 07 298 1947638 hampir-punah-5-jenis-buah-khas-indonesia-ini-wajib-kamu-cicipi-fJSqydXNSD.jpg Kecapi (IG)

SEBAGAI negara kepulauan yang terletak tepat di garis khatulistiwa, Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki beragam kekayaan alam. Buktinya, negara kita masuk dalam daftar produsen kopi terbesar di dunia.

Selain kopi, Indonesia ternyata memiliki berbagai jenis buah-buahan langka. Saking langkanya, buah-buahan ini sudah mulai sulit ditemukan di pasaran.

Nah, daripada penasaran, berikut Okezone rangkumkan 5 buah-buahan langka asli Indonesia yang wajib Anda ketahui, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Jumat (7/9/2018).

Baca juga:   Targetkan Bandung sebagai Sentra Fashion, IFC Helat 23 Fashion District 2018

Matoa

 Buah Matoa (IG)

Pmetia pinnata atau dikenal dengan nama matoa adalah tanaman buah khas Papua. Ukurannya pohon tergolong besar hingga mencapai 18 meter. Buah ini umumnya berbuah satu tahun sekali, namun memiliki rasa manis yang cukup unik. Selain itu, tekstur buah agak sedikit lembek dan kenyal mirip seperti rambutan. Di Papua sendiri ternyata ada dua jenis matoa yakni, matoa kelapa dan matoa papeda. Kalau berkesempatan menyambangi Tanah Papua, jangan lupa untuk mencicipi buah ini.


Kelubi

 Buah Kelubi (IG)

Buah yang satu ini sekilas memang terlihat seperti salak. Selain dikenal dengan nama asam kelubi, sebagian orang menyebutnya dengan istilah "salak hutan". Padahal, ukuran buah kelubi lebih kecil daripada salak yakni, berdiameter 3-5 cm. Buah ini muncul secara berkelompok atau dalam satu tandan besar. Isinya bisa mencapai 300-400 buah. Tekstur kulitnya bersisik dengan balutan warna kuning kecokelatan.Untuk menikmatinya, Anda harus mengupas kulit tersebut dengan sebilah pisau. Pasalnya, kulit kelubi ternyata lebih tebal dan keras dibandingkan kulit salak. Sayang beribu sayang, rasa buah ini jauh berbeda dengan salak karena menyimpan rasa asam dan sepat. Tak ayal jika warga Bangka kerap mengolah kelubi menjadi manisan.

 Baca juga: Gunakan Kondom, Kapan Harus Cabut Mr P biar Enggak Kebobolan?

Kecapi

 Buah kecapi (IG)

Menurut sejarah, kecapi diperkirakan berasal dari Indocina dan Semenanjung Malaysia. Tumbuhan ini kemudian dibawa dan di masukkan ke sejumlah negara di Asia seperti India, Indonesia (Kalimantan, Maluku, Tapanuli), Mauritius, hingga FIlipina. Berkat rasanya yang unik, manis dan agak sedikit asam, kecapi dapat dikonsumsi secara langsung tanpa melalui proses pengolahan seperti buah kelubi. Namun, ada juga beberapa daerah yang menjadikannya sebagai manisan atau marmalade. Konon, buah kecapi sangat ampuh mengobati sakit perut, demam, kram, dan lain sebagainya.

Manggis Putih

 Buah Manggis Putih (IG)

Jika biasanya manggis memiliki kulit berwarna ungu kehitam-hitaman, nah di daerah Lingsor, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Anda bisa menemukan varian manggis putih. Sesuai dengan namanya, warna kulit manggis ini berwarna putih dengan nuansa merah keunguan ketika buah sudah matang. Rasanya ternyata lebih manis dibandingkan buah manggis biasa.

 Baca juga: Menilik Proses Pembuatan Kopi Luwak di Tampaksiring Bali

Buah Lai

 Buah durian lai (IG)

Buat para pencinta durian, tentu sudah tidak asing lagi dengan buah lai. Keunikan buah asal Kalimantan Timur ini terletak pada daging buahnya yang berwarna oranye. Berbeda dengan durian, tekstur buah lai cenderung kering dan halus. Tapi jangan salah, masyarakat Kaltim percaya bahwa buah ini dapat memperlancar pencernaan, mencegah stres, hingga menambah nafsu makan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini