nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Macam Olahraga Lari, Coba Dipilih Mana yang Paling Cocok

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Minggu 09 September 2018 09:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 08 196 1947993 5-macam-olahraga-lari-coba-dipilih-mana-yang-paling-cocok-D2XUMHI8jK.jpg Ilustrasi. (Foto: Fitzop)

MESKIPUN Anda mungkin saja sibuk dengan pekerjaan ataupun rutinitas, namun sangat penting bagi Anda untuk berolahraga guna menjaga stamina agar tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, berolahraga juga penting agar lemak dalam tubuh Anda.

Jika tubuh kurang bergerak, akan berpengaruh buruk baik bagi kesehatan. Maka dari itu sangat penting bagi setiap orang untuk berolahraga. Olahraga yang paling mudah, murah, serta memiliki banyak manfaat adalah olahraga lari.

Dengan rutin berlari di pagi ataupun sore hari, hal ini dapat membantu Anda untuk menurunkan berat badan karena cukup efektif membakar lemak dalam tubuh. Selain itu, lari juga bermanfaat untuk membantu otak agar bekerja optimal, mengurangi resiko kanker, juga menambah usia harapan hidup.

Olarahraga lari pun memiliki berbagai jenis, biasanya olahraga ini dipertandingkan dalam beberapa nomor. Nah, Okezone pun merangkum beberapa jenis lari, mungkin ada yang cocok dengan Anda.

Baca Juga: Viral Penampakan Pocong di Warteg, Netizen : Auto Merinding

1. Lari Jarak Pendek / Sprint

Biasanya jenis olahraga ini digunakan sebagai perlombaan karena jarak tempuhnya tidak terlalu jauh. Jarak yang ditempuh untuk berlari sprint kira-kira 100 meter hingga 400 meter.

Para pelari sprint memiliki kemampuan berlari dengan sangat cepat karena jaraknya sangat pendek sehingga pelari harus mengerahkan seluruh tenaganya untuk memaksimalkan kecepatan serta kekuatannya dalam berlari.

2. Lari Jarak Menengah

Jarak dari lari jenis ini lebih jauh dibandingkan jarak lari sprint. Lari jarak menengah biasanya berjarak 800 hingga 1.500 meter. Berbeda dengan lari sprint yang harus cepat sejak awal mulai berlari, Lari jarak menengah tidak perlu mengerahkan kekuatan sejak awal berlari.

Pelari justru mengerahkan tenaga juga menaikkan kecepatan berlarinya pada akhir-akhir waktu menuju finish.

Baca Juga: Viral Papa Ganteng Mengasuh Bayi Kembar, Lebih Gemas Ayah atau Bayinya?

3. Lari Jarak Jauh / Marathon

Lebih jauh dari lari jarak sprint dan lari jarak menengah, lari marathon berjarak sekitar 3 kilometer hingga 10 kilometer. Jangan melakukan lari jenis ini jika Anda belum memiliki keahlian ataupun berlatih sebelumnya. Karena Anda diharuskan berlari ribuan meter.

Jika Anda tidak biasa melakukannya, bisa berakibat jatuh pingsan dehidrasi atau bahkan serangan jantung mendadak.

4. Lari Estafet

Untuk melakukan lari estafet Anda harus memiliki regu sebanyak 4 orang dan harus dilakukan dengan minimal 2 regu. Karena lari ini dilakukan dengan membawa tongkat dan diserahkan pada pelari selanjutnya secara bergantian hingga mencapai finish.

Regu yang lebih dulu mencapai garis finish tentunya akan menang sebagai juara lari estafet.

5. Jogging

Lari jenis ini berbeda dengan 4 jenis lari di atas. Lari jenis ini terbilang santai karena tidak ada ketentuan jarak juga tidak mengharuskan untuk mengerahkan seluruh tenaga untuk berlari dengan kencang. Selain itu, lari jenis ini juga biasanya bukan untuk diperlombakan melainkan hanya untuk berolahraga saja.

Jogging dapat Anda lakukan kapanpun dan dimanapun seperti di lingkungan sekitar rumah Anda, maupun di taman-taman kota. Meskipun terbilang santai, Jogging sangat bermanfaat bagi tubuh Anda. Jogging dapat menurunkan berat badan Anda karena efektif membakar lemak jika Anda rutin melakukannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini