nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Salah ketika Lari Maraton, 5 Cedera Ini Bisa Kamu Alami!

Firda Janati, Jurnalis · Senin 10 September 2018 05:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 09 481 1948166 salah-ketika-lari-maraton-5-cedera-ini-bisa-kamu-alami-Cf5SmGyvu8.jpg Ilustrasi (Foto: Businessinsider)

OLAHRAGA lari maraton adalah cara yang baik untuk membakar kalori. Tetapi bebera orang sering melakukan kesalahan dalam olahraga ini, sehingga tidak mendapatkan manfaatnya secara optimal.

Ada beberapa faktor yang harus diketahui dari olahraga maraton. Maraton terdiri dari tiga jenis yang perlu Anda ketahui, yaitu setengah maraton (21,09 km), maraton penuh (42,195 km), dan ultrarun atau ultramaraton (sekitar 42 km).

Seperti yang kita ketahui berlari adalah salah satu cara terbaik untuk membakar banyak kalori. Selain membantu Anda mempertahankan berat badan, lari mraton akan bermanfaat bagi kesehatan. Dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah secara alami, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meningkatkan kesehatan mental.

Namun, perlu Anda ketahui beberapa akibat (cedera) dari salah melakukan olahraga ini. Okezone telah melansir dari Boldsky, Senin (10/9/2018). Menurut atlet maraton Faizi Khan, ada beberapa cedera umum yang terjadi dalam lari maraton.

1. Kaki seperti melepuh

Kondisi Ini sangat umum terjadi dalam maraton. Cara terbaik adalah menghindari kelembaban untuk dapat mencegah dari kondisi yang lebih buruk. Untuk mengobatinya Anda bisa menggunakan perban, mengoleskan gel lidah buaya, atau mengkonsumsi banyak vitamin E.

2. Otot tegang

Otot tegang dan tertarik juga serin diterjadi. Cara terbaik untuk menanganinya adalah dengan menggunakan kompres es, istirahat, mengonsumsi obat seperti ibuprofen dan naproxen untuk menurunkan rasa sakit dan mengendurkan otot yang tegang.

otot tegang

3. Iliotibial band syndrome

Kondisi ini merujuk pada jaringan ikat yang bergesekan dengan tulang paha. Jika Anda merasa sakit antara bagian lutut dan paha, Anda bisa menggunakan kompres es, istirahat yang cukup, atau lakukan elevasi. Meletakan bantal pada bagian tubuh yang sakit saat berbaring atau duduk untuk mencegah terjadinya pembengkakan.

4. Shin splint

Kondisi ini mengacu pada rasa sakit yang disebabkan pada bagian dalam tulang kering. Disebabkan karena lari yang yang berlebihan dan kecepatan lari yang cepat. Cara untuk menanganinya adalah dengan memakai sepatu yang nyaman saat berlari, lari yang cukup, tidak berlebihan, dan konsultasi pada pihak medis untuk penanganan lebih lanjut.

5. Achilles tendinopathy

Kondisi ini terjadi pada urat keras yang menghubungkan otot dengan sendi atau otot dengan tulang (tendon). Kondisi ini dapat diidentifikasi dengan gejala seperti kekakuan di area tendon, bengkak atau nyeri. Biasanya cara mengobati dengan bantuan operasi. Beberapa tips untuk mencegah terjadinya kondisi ini adalah dengan memperkuat otot betis dengan melakukan peregangan setiap hari, mengenakan sepatu yang baik dan tepat saat melakukan maraton.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini