nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemiripan Budaya Jadi Daya Tarik Wisman India ke Indonesia

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Selasa 11 September 2018 18:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 11 406 1949079 kemiripan-budaya-jadi-daya-tarik-wisman-india-ke-indonesia-3cMXWkaFZe.JPG Cerita di balik Tari Kecak miliki kesamaan dengan budaya India (Foto: Utami Evi Riyani/Okezone)

INDONESIA memiliki beragam budaya yang menjadi daya tarik kunjungan bagi wisatawan mancanegara (wisman). Menurut Kementerian Pariwisata, 60 persen alasan wisman datang ke Indonesia adalah karena budaya. Sementara wisata alam dan wisata buatan masing-masing 35 dan 5 persen.

Alasan budaya inilah yang juga menjadi daya tarik bagi wisman asal India. Namun lebih dari sekadar itu, kemiripan budaya antara Indonesia dan India lah yang menjadi daya tarik lainnya. Salah satu kemiripan budaya yang bisa dilihat ada di dua pulau, yakni Jawa dan Bali.

Pada tahun 2017, sebanyak 485.314 wisman asal India berkunjung ke Indonesia. Lebih dari setengahnya mengunjungi Bali dan membuatnya berada di urutan ketiga penyumbang wisman terbesar di Pulau Dewata.

"55 persen orang India ke Indonesia adalah ke Bali. Karena ada kesamaan budaya dan agama," ujar Komang Mahawira, Kepala Bidang Area India di Pemasaran III Kementerian Pariwisata di Bali baru-baru ini.

 (Baca Juga:Wanita-Wanita Cantik yang Menikah dengan Keluarga Bangsawan, Bikin Iri Ya Ladies!)

Selain Bali, Yogyakarta adalah tujuan kedua dari wisman asal India untuk melihat kemiripan budaya yang ada. Termasuk dengan adanya Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia.

 

(Foto: Alan Pamungkas/Okezone)

Senada dengan Komang, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I Kemenpar, Vinsensius Jemadu juga mengatakan ada kemiripan budaya dan tradisi antara masyarakat India dan Indonesia.

"Budaya mereka juga memiliki kesamaan dengan budaya Jawa. Di India ada tradisi tujuh bulanan saat hamil juga, sama seperti di Jawa," jelas Vinsen.

Di tahun ini, Kemenpar menargetkan 700 ribu kunjungan wisman India. Penetapan angka yang cukup tinggi ini didasarkan pada tingginya tingkat kunjungan warga India ke luar negeri yang mencapai 23 juta setiap tahunnya.

 (Baca Juga:Lebih Dekat dengan Raden Rauf, Hot Daddy Idola Netizen Masa Kini!)

"Kenapa berani menargetkan 700 ribu, karena jumlah populasi rakyat India 1,3 miliar. Dan tingkat outbound India sangat besar, 23 juta," tambah Komang.

Saat ini, destinasi utama wisman India adalah Thailand dengan 8 juta kunjungan tahun lalu. Dengan kemiripan budaya yang dimiliki antara India dan Indonesia, Kemenpar berharap dapat menggaet lebih banyak wisman India tahun ini.

 

(Foto: Utami Riyani/Okezone)

Namun pada periode Juli dan Agustus lalu, kunjungan wisman India disebut menurun sekira 10 persen oleh Komang. Hal ini karena adanya bencana gempa di Lombok, sehingga membuat pemerintah India mengeluarkan travel warning (peringatan perjalanan) ke Indonesia.

"Karena travel warning itu diarahkan ke Indonesia, bukan (hanya) Lombok. Travel warning tidak menunjuk destinasi, jadi walaupun hanya di Lombok, Bali kena (dampaknya)," jelas Komang.

Ia menambahkan, karakter wisman India menyukai wisata yang glamour. "Menginap di bintang lima, minimal bintang empat," tambahnya.

Sedangkan untuk makanan, sebagian besar wisman India adalah vegetarian. Di India sendiri, sebanyak 385 juta warganya vegetarian. Dengan demikian, restoran yang menyediakan makanan vegetarian di Indonesia akan menjadi tujuan utama mereka.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini