Ini Alasan Kamu Mengigau saat Tidur, Bukan karena Kesurupan Loh!

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Selasa 11 September 2018 20:01 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 11 481 1948989 ini-alasan-kamu-mengigau-saat-tidur-bukan-karena-kesurupan-loh-EOLILNRPZS.jpg Mengigau (Indiatimes)

PERNAHKAH teman sekamarmu ketakutan melihatmu tertidur sambil berbicara? Kamu pun tentu tidak menyadari hal ini bahkan tidak ingat sama sekali.

Kita mengenal berbicara saat sedang tidur sering disebut mengigau. Mengigau adalah keinginan alam bawah sadar seseorang yang biasanya tidak disadari.

Bahkan, sering kali jika kita melihat orang mengigau layaknya kesurupan atau yang berbau mistis. Padahal, mengigau dapat dijelaskan secara medis.

Baca juga:  Intip Pesona Masinis Jevi Santosa yang Sanggup Buat Penumpang Meleleh

Mimpi (Shutterstock)

Dilansir dari boldsky pada Selasa (11/9/2018), Menurut National Sleep Foundation, berbicara saat tidur dalam bahasa kerennya dikenal sebagai somniloquy. Ini adalah gangguan tidur yang mengacu pada syaraf bicara saat tidur baik mengeluarkan dialog atau bergumam.

Berbicara saat tidur sangat umum dialami oleh anak-anak dan laki-laki. Ternyata, mengigau merupakan masalah medis.

Berbicara saat tidur biasanya terjadi selama fase REM (rapid eye movement) dan non-REM sleep. Ketika berbicara terjadi selama fase REM (tahap ketika seseorang bermimpi), mulut seseorang dan pita suara yang biasanya tidak aktif saat tidur dihidupkan dan kata-kata yang diucapkan dalam mimpi keluar dengan suara yang keras.

 Baca juga: Lebih Dekat dengan Raden Rauf, Hot Daddy Idola Netizen Masa Kini!

Banyak hal yang menyebabkan mengigau, antara lain, stres, depresi, demam, kantuk di siang hari, kurang tidur dan minum alkohol. Dalam banyak kasus, hal ini juga dapat terjadi dengan gangguan tidur lainnya seperti sleep apnea, sleep terror, sleepwalking dan gangguan tidur yang berhubungan dengan tidur malam (NS-RED).

 Mimpi (Shutterstock)

Secara umum, diperlukan pengobatan. Namun, jika berkepanjangan, maka berkonsultasilah dengan dokter.

Tidak ada tes yang diperlukan untuk mendiagnosisnya. Namun, jika mengigau mengganggu tidur kamu, dokter mungkin akan melakukan tes seperti studi tidur atau perekaman tidur (polysomnogram).

 Baca juga: Pengen Hangout tapi Panas Banget? Ini Cara Lindungi Wajah Kamu yang Tepat!

Agar tidak mengalami hal tersebut, langkah-langkah berikut perlu dalam rutinitas waktu malam Anda untuk mengurangi kemungkinan episode berbicara tidur.

- Ikuti jadwal tidur Anda secara teratur dengan mencatat waktu Anda.

- Hindari meminum alkohol.

- Hindari stres terlalu banyak.

- Hindari makan besar saat ingin tidur.

- Hindari asupan pil tidur.

- Hindari minum minuman berkafein seperti teh dan kopi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini