nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Sulit Tidur? Bisa Jadi Ini 5 Penyebabnya

Lifia Mawaddah Putri, Jurnalis · Selasa 11 September 2018 21:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 11 481 1949044 sering-sulit-tidur-bisa-jadi-ini-5-penyebabnya-xbLxkwk2G8.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

PERNAHKAH Anda mengalami kesulitan tidur? Hal ini biasanya dialami oleh para orang dewasa. Kurang tidur tentunya tidak sehat bagi tubuh Anda. Hal ini dapat menjadi bumerang bagi kesehatan.

Namun ternyata, sulit tidur memiliki alasan-alasan medis. Dilansir dari Readers Digest, Selasa (11/9/2018), berikut adalah beberapa alasan yang menyebabkan Anda mengalami sulit tidur.

1. Migrain

Seperti yang diketahui oleh para penderitanya, sulit untuk menghentikan migrain apalagi mencoba untuk tidur saat sedang migrain. Namun, jika Anda tidak tidur sama sekali, hal tersebut juga akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda.

"Tidur cukup atau kadang-kadang terlalu banyak dapat memicu migrain," Ujar Dr. Vernon Williams, MD, ahli saraf dan direktur Pusat Kerlan-Jobe untuk ilmu saraf Olahraga dan Obat Nyeri di Kerlan-Jobe Orthopedic Clinic di Los Angeles.

Ia juga menyarankan untuk tetap terhidrasi, makan makanan yang seimbang dan bergizi, dan tetap aktif untuk membantu mengurangi timbulnya migrain.

 (Baca Juga:Mengenal Gejala Sakit Maag & Cara Mengobatinya)

2. Kekurangan magnesium

Banyak penelitian telah menunjukkan keefektifan magnesium dalam meningkatkan suasana hati, mengurangi kecemasan, dan mengurangi tingkat stres serta membantu tidur lebih nyenyak. Kekurangan magnesium menyebabkan ketegangan otot, iritasi saraf, lonjakan adrenal, pengaruh produksi serotonin, dan kram otot.

Semua gejala dan kondisi ini dapat membuat Anda sulit tidur. Magnesium merupakan pengobatan yang aman dan penting untuk para pengidap insomnia. Namun, tidak semua bentuk magnesium mudah diserap oleh tubuh. Serbuk magnesium sitrat adalah bentuk yang sangat mudah untuk diserap oleh tubuh dan dapat dicampur dengan air hangat atau dingin.

 

3. Cemas dan depresi

Setiap kali Anda merasa cemas dan bahkan depresi, tentunya akan sulit bagi Anda untuk memejamkan mata. Jika sulit tidur disertai dengan gejala lain seperti perubahan suasana hati, tidak tertarik pada kegiatan yang sebelumnya menyenangkan, kenaikan atau kehilangan berat badan, atau bahkan hingga berpikir untuk bunuh diri, jangan dianggap sepele.

Hal ini harus segera diatasi dengan evaluasi kesehatan mental oleh dokter atau terapis. Jika sulit tidur disertai dengan rasa khawatir berlebihan, nyeri otot, dan bahkan cepat emosi, Anda harus segera berkonsultasi dengan terapis ataupun dokter.

 (Baca Juga:Lebih Dekat dengan Raden Rauf, Hot Daddy Idola Netizen Masa Kini!)

4. Menopause

Menopause menyebabkan seseorang mengalami perubahan hormonal, fisik dan psikologis bagi seorang wanita yang sedang mengalaminya. Dari pra-menopause hingga pasca menopause, banyak wanita yang mengalami sulit tidur. Ini termasuk gangguang mood, insomnia, dan juga gangguan tidur yang tidak teratur.

Perawatan dengan estrogen (terapi pengganti estrogen ERT) atau dengan estrogen dan progesteron (terapi penggantian hormon) telah ditemukan untuk meringankan gejala-gejala menopause tersebut.

5. COPD

Chronic Obstructve Pulmonary (COPD) adalah penyakit paru obstruktif kronik yang dapat mempersulit tidur Anda. Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati penyakit ini seperti bronkodilator dan steroid dapat menyebabkan kesulitan tidur. Jika Anda mengalami hal ini, disarankan untuk berdiskusi dengan pulmonologis Anda jika salah satu obat yang diresepkan justru membuat Anda menjadi sulit tidur.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini