nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Natasha, Gadis 20 Tahun yang Meninggal Akibat Abaikan Penyakit Diabetes

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Kamis 13 September 2018 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 13 481 1950011 kisah-natasha-gadis-20-tahun-yang-meninggal-akibat-abaikan-penyakit-diabetes-NVM3tiqkId.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

DIABETES adalah salah satu pembunuh terbesar di dunia saat ini. Kabarnya orang yang memiliki penyakit ini, dipercaya bisa memengaruhi kehidupannya.

Penyakit ini timbul karena ketidakmampuan pankreas untuk memproduksi insulin dan mencerna glukosa dengan baik. Untuk mencegah menderita diabetes Anda memerlukan perubahan besar dalam diet.

Dalam kondisi yang parah, Anda membutuhkan suntikan insulin untuk membantu bertahan hidup. Seorang wanita muda baru-baru ini didiagnosis mengidap diabetes, tetapi gagal mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantunya melanjutkan kehidupan.

Meskipun dia memiliki banyak kejelasan tentang penyakitnya serta banyak waktu untuk bersiap menghadapi kesulitan di masa depan, namun ia tidak mengikuti saran medis. Hasilnya ia secara tragis kehilangan nyawanya akibat hasil dari perbuatannya.

 (Baca Juga:Jus Buah Kemasan Mengandung Tinggi Gula, Batasi Konsumsinya!)

Pada Oktober tahun lalu, Natasha Horne yang berasal dari Middlesbrough, Inggris, berkonsultasi dengan dokter setelah ibunya, Jackie, 43 tahun, menyadari bahwa sang anak kehilangan banyak berat badannya.

Selain itu Natasha juga berubah menjadi sangat haus dan kerap pergi ke kamar mandi di malam hari. Berdasarkan semua tanda-tanda ini, dokter akhirnya mendiagnosis Natasha pada 16 Oktober 2017.

Natasha menderita diabetes tipe 1 yang biasanya tidak disebabkan oleh defisiensi diet - tetapi diabetes jenis ini masih dapat diobati dengan suntikan insulin secara teratur. Sayangnya, setelah melewati awal yang kuat untuk penyembuhan, Natasha justru mulai mundur.

 (Baca Juga:3 Cara Ampuh Obati Gatal di Selangkangan)

Natasha, yang masih berusia 20 tahun menyembunyikan diagnosis penyakit tersebut dari teman-teman sekolahnya. Dia juga mulai mengabaikan perintah dokter dan tidak memakai gelang ID medis agar menghindari orang lain untuk mengetahui kondisinya. Natasha pun menolak untuk mengambil suntikan insulin yang menjadi sumber penopang hidupnya.

 

Jackie dan ayah Natasha, Stephen, mengatakan bahwa putusan putri mereka untuk tidak mengonsumsi insulin awalnya berdampak pada penurunan berat badannya. Meski demikian, hal ini tidak membuatnya lebih berhati-hati dalam mengobati diabetesnya.

“Jika dia tidak ingin melakukan sesuatu, dia tidak akan melakukannya. Tapi kami sangat prihatin karena cepatnya penurunan berat badan yang dialami Natasha. Dia kehilangan sekitar setengah berat badannya dalam dua hingga tiga bulan. Dan dia berubah dari ukuran 22 menjadi ukuran 10 dalam enam bulan tetapi dia tidak melihatnya sebagai sebuah hal yang salah. Ia hanya tidak memahami beratnya konsekuensi dari hal yang tidak diambilnya,” tutur Jackie, melansir dari VT, Kamis (13/9/2018).

Tanpa suntikan insulin, tubuhnya kekurangan enzim yang diperlukan untuk mencerna makanannya dengan tepat, dan Natasha menderita tiga serangan diabetes ketoasidosis (DKA).

 (Baca Juga:10 Pertanyaan dan Jawaban di Q&A Raden Rauf yang Paling Menohok Tapi Bikin Ngakak)

Pada Juni 2018 penyakit ini membuat Natasha melanjutkan perjuangannya untuk hidup di dalam rumah sakit. Alhasil kabar mengenai penyakit Natasha ini pun menyebar ke seluruh telinga teman-temannya. Tak lama dari itu, ia pun menderita koma diabetes yang tak dapat disembuhkan sebelum meninggal pada 22 Agustus 2018.

Melihat nasib malang puterinya, Jackie mengatakan bahwa dia ingin untuk menyalurkan kesedihan atas meninggalnya Natasha dengan meningkatkan kesadaran tentang diabetes.

“Bahkan orang dewasa mendekati saya mengatakan 'Saya tidak tahu anak Anda bisa meninggal karena diabetes.’ Kami mencoba semua yang kami bisa. Sekarang, meski kami tidak bisa membawa Natasha kembali, tapi kami ingin membantu membuat orang sadar akan bahayanya penyakit diabetes,” lanjut Jackie.

Pemakaman Natasha dilakukan pada Rabu, dan semua pelayat akan diberikan pita biru Diabetes UK untuk dikenakan. Pita ini berfungsi untuk membantu keluarga dalam mengumpulkan dana untuk penelitian tentang diabetes.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini