nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

5 Alasan Utama Anda Sering Kentut, Hati-Hati kalau Bau Bisa Berbahaya

Leonardus Selwyn, Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 09:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 14 481 1950274 5-alasan-utama-anda-sering-kentut-hati-hati-kalau-bau-bisa-berbahaya-wgliBn56wl.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

APAKAH Anda merasa lucu ketika mendengar suara kentut, atau menganggapnya sebagai seduatu yang menjijikkan hingga suka berpura-pura tidak pernah melakukannya? Sebenarnya kentut merupakan hal yang wajar dan lazim terjadi pada makhluk hidup.

Kentut adalah bagian dari fungsi tubuh yang Anda semua lakukan. Kentut dikenal sebagai proses pengeluaran angin melalui lubang anus. Setiap manusia menghasilkan setengah liter gas kentut per hari.

Jika semuanya berjalan dengan baik, gas kentut ini bisa terbagi dari 15 kali kentut per harinya. Lantas hal apa saja yang menyebabkan Anda ingin kentut? Melansir dari Mirror, Jumat (14/9/2018), Okezone akan membeberkan lima penyebab utamanya.

Baca Juga: Jadi "Sugar Baby", Mahasiswi Ini Diberi Uang Jajan Hampir Rp15 Juta untuk Sepekan

1. perubahan ketinggian

Pernahkah Anda memperhatikan bagaimana Anda lebih sering kentut ketika Anda berada di pesawat terbang? Penelitian telah menunjukkan bagaimana ketinggian yang menyebabkan gas dalam tubuh manusia semakin meluas. Pada hasilnya, ini menyebabkan perut kembung.

2. Makanan sehat

Tidak semua makanan yang Anda makan bisa dicerna. Apa pun makanan yang tidak diproses oleh usus kecil, akan diteruskan ke usus besar. Anda mungkin akan kentut jika mengonsumsi makanan sehat seperti buah, sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Bawang, brokoli, kembang kol, kubis, dan kecambah mengandung karbohidrat yang disebut raffinose, yang menyebabkan perut dan usus kecil juga tidak dapat mencernanya dengan baik.

Baca Juga: Awas, Jangan Pernah Lakukan 5 Hal Ini di Tempat Tidur dengan Pasangan

3. Terlalu banyak gas dalam perut

 

Ada dua sumber kentut, salah satunya adalah gas yang diproduksi di usus besar. Yang lainnya adalah udara yang tak sengaja Anda telan, melalui saluran pencernaan.

Kabar baiknya, jika Anda menelan banyak udara, kentut-kentut yang merupakan produk sampingan cenderung tidak berbau. Fenomena ini, disebut 'aerophagia' dan itu disebabkan karena Anda makan dengan cepat, permen karet, atau terlalu banyak minuman berkarbonasi.

4. Penyerapan makanan

Ketika kentut sangat berbau, mungkin tubuh Anda sedang kesulitan menyerap nutrisi tertentu. Kita semua bereaksi berbeda terhadap berbagai jenis makanan, tetapi yang paling umum adalah masalah gula, yakni karbohidrat yang diikuti oleh laktosa.

5. Penyakit serius

Kuantitas dan 'kualitas' kentut manusia akan berbeda dari hari ke hari. Tapi Dr Raymond menyarankan gas dan kembung yang datang dengan rasa sakit atau gejala lain seperti diare atau sembelit, layak dikonsultasikan dengan dokter Anda. Kentut berbau berlebihan dan buruk bisa menjadi gejala kondisi medis seperti IBS dan penyakit celiac.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini