nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Kuliner, Wisatawan Muslim Tak Perlu Khawatir Berwisata ke Kawasan Danau Toba

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 17 September 2018 05:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 16 298 1951308 soal-kuliner-wisatawan-muslim-tak-perlu-khawatir-berwisata-ke-kawasan-danau-toba-pDS1V0nm2n.jpg Makanan halal saat wisata ke Danau Toba (Foto:Ilustrasi/Thehalaleater)

 

MAKANAN adalah kebutuhan pokok sehari-hari dari setiap manusia. Dalam keadaan apapun, yang namanya makanan adalah kebutuhan vital dari setiap orang.

Apalagi ketika sedang bepergian traveling ke suatu tempat. Kuliner dan traveling memang sangat terkait erat satu sama lain, tidak bisa dipisahkan.

Saat bepergian, faktor kuliner di tempat yang hendak didatangi biasanya menjadi salah satu faktor pertimbangan utama. Terlebih jika destinasi wisata yang dituju, kebetulan mayoritas penduduk lokalnya memeluk keyakinan yang berbeda dengan yang dianut. Kekhawatiran akan apakah tetap bisa menikmati kuliner lezat selama berlibur di sana, sangat wajar muncul bukan?

Misal contoh kasusnya ketika wisatawan beragama Islam hendak berwisata ke Tanah Sumatra, tepatnya kawasan Danau Toba yang secara kultur dihuni oleh masyarakat non-Muslim. Lalu apakah ini akan menjadi penghalang bagi para wisatawan Muslim untuk berkunjung dan menikmati pesona keindahan alam serta keberagaman budaya Danau Toba?

Eits, tidak perlu khawatir sebab kini pariwisata Danau Toba sudah jauh lebih berkembang daripada sebelumnya. Tidak hanya dari segi aksesibilitas, tetapi juga dari segi kuliner. Sekarang, seperti dituturkan oleh Tendi Nuralam, Wakil Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah, Religi, Tradisi dan Seni Budaya, wisatawan baik Nusantara atau mancanegara tidak perlu merasa khawatir tidak bisa menyantap hidangan halal ketika berwisata di kawasan Danau Toba, walau masyarakat lokalnya mayoritas non-Muslim. Sebab, pihak pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata Indonesia menyebutkan, segi kuliner tengah menjadi salah satu aspek yang sedang dibenahi di kawasan wisata Danau Toba.

“Kuliner ini sedang kita benahi total, walau tetap kita pertahankan adat asli kayak lapo tua. Kita edukasi gimana caranya masak dengan tata cara orang Muslim. Kita edukasi kalau masak makanan halal itu tidak boleh digabungkan bersama di satu tempat dengan masakan biasa, peralatan memasak, semuanya lah dipisahin. Ini yang lagi kita kembangkan di sana,” ujar Tendi saat dijumpai Okezone, Minggu (16/9/2018) usai gelaran talkshow “Ayo ke Toba” di mal Ciputra, Surabaya, Jawa Timur.

Tendi melanjutkan, pembenahan di aspek kuliner di kawasan wisata Danau Toba ini walau tidak mudah pada prakteknya. Tetapi tetap harus dilakukan agar bisa menciptakan lingkungan destinasi wisata yang ramah untuk semua orang, termasuk para wisatawan yang beragama Islam.

“Susah apa enggak? Ya susah-susah gampang ya, tapi ini tantangan bagi kita untuk meningkatkan pariwisata di sana. Jadi enggak perlu takut wisata ke sana, kalau dibilang susah seolah enggak ada sama sekali, enggak bisa makan sampai kelaparan. Kan enggak begitu, ya kita bikin lingkungan yang friendly, wisatawan yang beragama Islam itu datang sudah siap makanannya. Tersebar di banyak titik itu rumah makan Muslim dan rumah makan Chinese Muslim,” imbuhnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini